Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apakah yang Dimaksud Dengan Bunyi Pantul dan Bagaimana Proses Terjadinya?

Asthesia Dhea Cantika , Jurnalis-Selasa, 08 Februari 2022 |15:39 WIB
Apakah yang Dimaksud Dengan Bunyi Pantul dan Bagaimana Proses Terjadinya?
Gamelan (Foto: istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Bunyi pantul merupakan bunyi yang kerap kali didengar oleh semua orang. Bahkan sejak duduk di bangku sekolah dasar bunyi pantul menjadi materi di mata pelajaran ilmu pengetahuan alam. Tetapi tidak semua buku menerangkan secara gamblang pengertian dan proses terjadinya.

Maka dari itu, Okezone.com telah merangkum materi bunyi pantul baik pengertian, proses terjadi dan macam-macam bunyi pantul. Lebih mudahnya, simak penjelasan berikut ini:

Pengertian Bunyi Pantul

Bunyi pantul adalah bunyi yang dihasilkan dari pemantulan bunyi pada permukaan benda yang keras.

Lantas, bagaimana proses terjadinya bunyi pantul?

Baca juga: Ini Alasan Suara Kicau Burung, Hutan, Sungai, dan Padang Rumput Dapat Berikan Ketenangan

Proses Terjadinya Bunyi Pantul

Bunyi pantul umumnya dianalogikan sebagai sebuah sinar. Sinar datang yang dipantulkan mengenai dinding pemantul akan menghasilkan sinar pantul dengan jarak dan sudut yang sama dengan sinar datang. Hal itu juga terjadi pada bunyi pantul maka didapati hukum bunyi pantul, yakni:

bunyi datang, bunyi pantul, dan garis normal terletak di bidang yang sama. Sudut datang sama dengan sudut pantul.

Macam-macam Bunyi Pantul

Setelah mengetahui pengertian dan proses terjadinya bunyi pantul. Bunyi pantul dapat dibedakan menjadi dua, yakni: Gema dan Gaung.

Baca juga: Did You Know: Mengapa Sapi Terlihat Selalu Mengunyah?

Gema

Salah satu jenis bunyi yang dipantulkan oleh dinding dengan jarak yang jauh dari sumber bunyi disebut gema. Umumnya, gema berbunyi setelah bunyi asli selesai dilakukan, sehingga gema terdengar lebih jelas.

Contoh bunyi gema antara lain; bunyi yang terjadi ketika kita berteriak di lapangan kosong yang dikelilingi tebing, atau bukit-bukit, dan di dalam gua.

Gaung

Berbeda dengan gema, bunyi yang dipantulkan oleh dinding dengan jarak yang tidak terlalu jauh dari sumber bunyi disebut gaung atau kerdam. Dalam waktu bunyinya, gaung berbunyi bersamaan dengan bunyi asli, sehingga bunyi gaung tidak terlalu jelas dan mengganggu.

Contoh bunyi gaung antara lain; bunyi yang terjadi di studio musik dengan tidak memiliki peredam suara.

Mudah bukan memahami pengertian dan proses terjadinya bunyi pantul? Artikel di atas dapat digunakan para orang tua saat mendampingi anaknya belajar. Semoga bermanfaat.

Baca juga: Awal Oktober, Hujan Meteor Terbungsu 'Arid' Akan Terlihat dari Bumi

(Fakhrizal Fakhri )

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement