Share

Tokoh-Tokoh Pendidikan di Rusia, Nomor 3 Pernah Raih Nobel Fisika

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Minggu 06 Februari 2022 10:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 03 624 2541946 tokoh-tokoh-pendidikan-di-rusia-nomor-3-pernah-raih-nobel-fisika-qIgsFGpy33.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Rusia merupakan salah satu negara adidaya yang ada di dunia. Kecanggihan ilmu dan teknologinya tidak perlu diragukan lagi karena terbukti negara ini memiliki sejumlah pesawat tempur canggih Su-35.

Di balik canggihnya iptek Rusia, terdapat sejumlah tokoh berandil besar dalam dunia pendidikan negara tersebut. Berikut beberapa tokoh pendidikan Rusia.

• Andrey Korotayev

Andrey Korotayev merupakan seorang sejarawan dan ekonom yang lahir pada tahun 1961 di Moskow. Ia memiliki kontribusi penting untuk teori sistem dan model matematika dari macrodinamika sosial dan ekonomi. Korotayev memanfaatkan metode kuantitatif untuk menjawab pertanyaan yang melibatkan dampak ekonomi pada peristiwa historis spesifik terhadap suatu masyarakat.

Pada 2006, Korotayev mendapatkan penghargaan dari Russian Science Support Foundation dalam “The Best Economists of the Russian Academy of Sciences”. Sedangkan pada 2012, ia dianugerahi Gold Kondratieff Medal oleh International N. D. Kondratieff Foundation.

• Sofia Vasilyevna Kovalevskaya

Merupakan matematikawan wanita utama Rusia pertama di Berlin. Pada 1884, ia diangkat sebagai profesor di Universitas Stockholm dan menjadi wanita ketiga di Eropa yang mendapatkan gelar tersebut. Pada usia 15 tahun, gurunya tercengang pada kecepatannya saat mengambil pelajaran kalkulus formal.

Kovalevskaya menerima tawaran Mittag-Leaffler sebagai dosen di Stockholms Universitet yang baru saja didirikan dan langsung menunjukkan diri sebagai seorang pengajar dan peneliti. Pada 1888 ia memenangkan Prix Bordin yang berwibawa dari Akadami Ilmiah Perancis dalam suatu kompetisi buat makalah-makalah yang diisi tanpa nama. Rusia mengakui bahwa Kovalevskaya adalah wanita pertama yang dipilih sebagai bagian dari Akademi Ilmiah Rusia.

• Zhores Ivanovich Alfyorov

Merupakan seorang fisikawan Soviet yang lahir pada 15 Maret 1930 di Vitebsk, Belarusia. Alfyorov menerima gelar doktor dalam fisika dan matematika dari AF IoffePhysico-Technical Institue pada 1970 dan menjadi direktur institut tersebut pada 1987.

Sekitar tahun 1950-an, ia bekerja mengembangkan komponen optoelektronika dan mikroelektronika cepat yang terbuat dari semikonduktor. Bersama Herbert Kroemer dan Jack S. Kilby, ia dianugerahi hadiah Nobel Fisika pada tahun 2000 untuk karya mereka dalam meletakan dasar bagi era modern komputer dan teknologi informasi.

• Lina Solomonovna Stern

Merupakan perempuan pertama yang dianugerahi gelar profesor di Universitas Jenewa yang lahir di Courland (sekarang Latvia). Setelah menyelesaikan studinya, ia langsung ditawari jabatan kepala Departemen Fisiologi di Universitas Negeri Moskow Kedua (sejak 1930 – Institut Medis Moskow ke-2.

Dari 1925 hingga 1949 Lina Solomonovna merupakan kepala Departemen Fisiologi sekaligus direktur Institut Fisiologi Komisariat Rakyat untuk Pendidikan RFSFSR (sekarang Akademi Ilmu Pengetahuan Uni Soviet).

Pada 1939, Stern terpilih sebagai seorang akademisi Ilmu Pengetahuan Uni Soviet yang fokus utama penelitiannya ialah studi tentang prinsip kimia dan fisika yang mengatur fisiologis pada manusia dan hewan. Stern memperkenalkan istilah "penghalang hemato-encephalic", sebuah mekanisme yang secara selektif mengatur pergerakan zat antara darah dan sistem saraf pusat, dan melakukan fungsi perlindungan dalam tubuh.

• Olga Ladyzhenskaya

Olga Ladyzhenskaya merupakan ahli matematika pada abad ke-20. Ia lahir di kota kecil Kologriv di Wilayah Kostroma. Pada 1943 ia berhasil masuk ke Fakultas Mekanika dan Matematika Universitas Negeri Moskow (MGU) setelah melewati beberapa masa sulit ketika melihat ayahnya, yang menanamkan kecintaan terhadap matematika, ditembak dan dirinya mendapat stigma ‘putri musuh rakyat’.

Tahun 1947 Ladyzhenskaya memulai studi pascasarjana di Universitas Leningrad (LGU). Ia memperoleh gelar doktor dalam ilmu fisika dan matematika serta menjadi profesor di Departemen Matematika dan Fisika Matematika lebih tinggi di Fakultas Fisika LGU. Ladyzhenskaya menulis lebih dari 200 karya yang berurusan dengan berbagai masalah terkait teori persamaan diferensial parsial.

Karyanya tentang dinamika fluida telah membantu penelitian tentang pergerakan kapal dan torpedo, darah di dalam pembuluh darah, dan cairan dalam pompa.

*dilansir dari berbagai sumber,

Maria Alexandra Fedho/ Litbang MPI

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini