Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus Covid-19 Melonjak, Komisi X DPR Minta PTM 100 Persen Dievaluasi di Setiap Daerah

Carlos Roy Fajarta , Jurnalis-Rabu, 02 Februari 2022 |11:07 WIB
Kasus Covid-19 Melonjak, Komisi X DPR Minta PTM 100 Persen Dievaluasi di Setiap Daerah
Ilustrasi PTM 100% (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menyebutkan dengan kenaikan kasus Covid-19 beberapa waktu terakhir maka kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan tingkat kehadiran siswa 100 persen perlu dievaluasi.

Ia mengungkapkan lonjakan kasus Covid-19 di setiap daerah yang berbeda-beda juga membutuhkan penanganan yang disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing.

"PTM di sekolah sebaiknya melibatkan otoritas daerah dan satuan pendidikan setempat, jika memang kondisinya tidak memungkinkan bisa dihentikan dengan menggunakan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh)," ujar Abdul Fikri Faqih, Rabu (2/2/2022) ketika dikonfirmasi.

 Baca juga: Kejar PTM 100 Persen, Anak Usia 6-11 Tahun Diwajibkan Vaksin Covid-19

Lonjakan kasus Covid-19 dan munculnya varian omicron di Indonesia dikatakannya perlu menjadi bahan evaluasi dalam kebijakan PTM 100 persen. Jangan sampai klaster di sekolah membuat tenaga pengajar dan siswa menjadi korbannya.

"Klaster-klaster baru bermunculan di sekolah, namun yang paling tahu kondisi riil di lapangan tentu satuan pendidikan setempat," kata Abdul Fikri Faqih.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Depok Bertambah 400 dalam Sehari, 18 Sekolah Lockdown

Ia meminta PTM yang dilaksanakan saat kasus Covid-19 meningkat tidak mengakibatkan gangguan kesehatan dan ancaman jiwa bagi anak didik.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement