Share

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tangerang Kembali Terapkan PJJ

Isty Maulidya, Okezone · Rabu 26 Januari 2022 07:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 26 624 2537846 kasus-covid-19-meningkat-pemkot-tangerang-kembali-terapkan-pjj-OvP49kStZt.jpg Pemkot Tangerang kembali terapkan PJJ. (Ilustrasi/Foto : Sindo/Maman Sukirman)

TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang kembali menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring mulai Rabu (26/1/2022). Kebijakan itu diambil sebagai bentuk kewaspadaan terhadap meningkatnya jumlah kasus baru Covid-19 di wilayah Kota Tangerang.

"Hasil dari evaluasi bersama dengan Dinas Kesehatan, demi kesehatan dan keselamatan semua, PJJ akan kembali diterapkan," ujar Kepala Dinas Pendidikan, Jamaluddin.

Ia melanjutkan, PJJ akan kembali diterapkan mulai dari jenjang TK/PAUD hingga SMP di seluruh wilayah di Kota Tangerang. Ia mengaku apabila pembelajaran tatap muka terus dilakukan hal ini dapat membahayakan anak-anak dan menimbulkan klaster baru.

"PJJ akan dilakukan mulai dari TK/PAUD hingga SMP di seluruh wilayah di Kota Tangerang. Kalau Pembelajaran Tatap Muka terus dilanjutkan, khawatir akan ada klaster-klaster baru," tuturnya.

Sejauh ini, sudah terdapat dua sekolah yang ditutup karena positivity rate- Covid-19 di atas 5 persen.

"Untuk saat ini, ada dua sekolah yang ditutup karena positivity rate-nya di atas lima persen, yaitu sekolah di Ciledug dan di Larangan," tuturnya.

Baca Juga : 90 Sekolah di Jakarta Ditutup karena Ada Temuan Covid-19

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengatakan pengambilan kebijakan PJJ ini mengacu hasil evaluasi yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Tangerang terhadap pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100%.

"Serta saran dan masukan dari organisasi profesi medis, demi keselamatan anak-anak," kata Wali Kota.

Wali Kota mengungkapkan, Pemkot Tangerang akan kembali mengevaluasi sistem PJJ seiring perkembangan kasus Covid-19 yang terjadi di daerah tersebut.

"Semoga kasusnya bisa segera turun, dan anak-anak bisa kembali ke sekolah," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini