Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengatakan pengambilan kebijakan PJJ ini mengacu hasil evaluasi yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Tangerang terhadap pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100%.
"Serta saran dan masukan dari organisasi profesi medis, demi keselamatan anak-anak," kata Wali Kota.
Wali Kota mengungkapkan, Pemkot Tangerang akan kembali mengevaluasi sistem PJJ seiring perkembangan kasus Covid-19 yang terjadi di daerah tersebut.
"Semoga kasusnya bisa segera turun, dan anak-anak bisa kembali ke sekolah," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)