Ini Tips Susun CV agar Lolos Beasiswa dan Karir di Luar Negeri

Neneng Zubaidah, MNC Portal · Minggu 09 Januari 2022 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 08 65 2529249 ini-tips-susun-cv-agar-lolos-beasiswa-dan-karir-di-luar-negeri-QLNjBwvEVE.jpg Ilustrasi Curriculum Vitae (Foto: Okezone)

JAKARTA - Curriculum vitae (CV) kerap digunakan pada rekruitmen pekerjaan. Bahkan beasiswa juga sering mensyaratkan CV sebagai bentuk pengenalan pribadi melalui data statistik pelamar beasiswa maupun pekerjaan.

Saat ini, berkembang CV ATS (curriculum vitae applicant system program) yaitu software atau program yang memiliki fungsi menscreening CV secara online. Namun belum banyak masyarakat maupun mahasiswa yang mengetahui CV ATS, terutama bagi pelamar yang mengajukan lamaran ke luar negeri.

Sehingga sebagai upaya pengenalan dan berbagi tips sukses lolos tahap CV ATS, Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan, dan Alumni (DPKKA) UNAIR berkerja sama dengan Wall Street English mengelar webinar “CV ATS Friendly Making”.

 Baca juga: Tidak Sulit, Ini Tips Menulis CV untuk Melamar Kerja Yang Baik dan Benar

Materi mengenai CV ATS friendly making dibawakan oleh Ryan Blasczyk yang merupakan mentor dari Wall Street English. Ryan mengungkapkan, CV ATS merupakan suatu dokumen pribadi yang dapat menggambarkan bagaimana kualitas dari pelamar tersebut, terutama bagi fresh graduate yang akan mengajukan lamaran utamanya ke perusahaan internasional maupun beasiswa luar negeri.

Baca juga: Urutan Berkas Lamaran Pekerjaan agar Dilirik Perusahaan

“Akan tetapi CV ATS di tiap daerah sangatlah berbeda, karena bergantung akan negara, maupun perusahaan yang dituju,” jelasnya melansir laman resmi Unair di unair.ac.id, Sabtu (8/1/2022).

Selai itu, sambung Ryan, pengajuan CV ATS harus sesuai dengan skill maupun latar belakang pendidikan yang dimiliki. Karena apabila seseorang apply suatu pekerjaan tertentu yang tidak sesuai dengan latar belakang skill maupun pendidikan yang dimiliki, maka secara otomatis orang tersebut tidak lolos tahap CV ATS.

“Semisal kalian ingin menjadi dokter, tapi kalian lulusan sarjana pendidikan, maka secara otomatis kalian tidak diterima karena mendaftar pada kualifikasi yang tidak sesuai dengan latar belakang kalian,” ungkapnya.

Di akhir materi, Ryan menekankan untuk selalu meningkatkan kapasitas maupun kualitas bahasa Inggris, terutama bagi yang ingin mengajukan lamaran pekerjaan maupun beasiswa. Karena bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang banyak digunakan di berbagai negara di dunia.

“Bahasa Inggris itu penting, karena kalau kalian tidak bisa bahasa Inggris. Maka kalian akan kerepotan dalam menyusun CV ATS karena semuanya menggunakan bahasa Inggris untuk yang ingin melamar pekerjaan maupun beasiswa di luar negeri,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini