Share

Aktivis Kampus Diduga Perkosa Mahasiswi, Ini Penjelasan UMY

Antara, · Selasa 04 Januari 2022 14:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 04 65 2527277 aktivis-kampus-diduga-perkosa-mahasiswi-ini-penjelasan-umy-XJ9IaSJcPv.jpg Penjelasan UMY soal pemerkosaan Foto:Ist

YOGYAKARTA- Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bergerak cepat untuk melakukan investigasi kasus dugaan pemerkosaan yang menimpa salah satu mahasiswi di kampus itu.

(Baca juga: Parah! Seorang Mahasiswi UMY Diduga Diperkosa Aktivis Kampus saat Haid)

Kepala Biro Humas dan Protokol UMY Hijriyah Oktaviani mengatakan, proses investigasi dimulai sejak kabar yang beredar mengenai dugaan kasus tindakan asusila oleh oknum mahasiswa UMY muncul di salah satu akun media sosial pada pekan lalu.

"Kami langsung mengambil langkah melalui Komite Etik dan Disiplin Mahasiswa, mencoba menelusuri baik pelaku maupun korban untuk bisa memberikan pernyataan," ujar Hijriyah, Selasa (4/1/2022).

Komite Disiplin dan Etik Mahasiswa, kata dia, telah melakukan pemanggilan terhadap terduga pelaku maupun penyintas yang sama-sama berstatus mahasiswa UMY sehingga dapat dilakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mendapatkan bukti dan kebenaran kasus tersebut.

(Baca juga: Kronologi Pelecehan Seksual Mahasiswi Universitas Udayana)

"Alhamdulillah keduanya kooperatif sudah memenuhi panggilan itu," katanya.

Ia berharap investigasi segera rampung sehingga hasilnya nantinya dapat disampaikan kepada pimpinan UMY sebagai rekomendasi.

"Harapan kami kasus ini bisa segera diselesaikan cepat dan tepat. Cepat dalam arti tidak berlarut-larut dan tepat dalam arti memberikan rasa keadilan, utamanya untuk korban," tutur Hijriyah.

Hijriah memastikan, bahwa UMY bertanggung jawab dalam proses pendampingan dan konseling bagi penyintas melalui layanan konseling yang difasilitasi Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA) UMY.

Dia memastikan, UMY menunjukkan sikap empati, memberikan dukungan, perlindungan, dan rasa aman bagi penyintas.

Menurut dia, kampus telah memberikan penegasan kepada pelaku untuk memberikan klarifikasi yang sejujurnya sebagai wujud iktikad baik dan akan mengambil keputusan yang tegas jika pelaku terbukti bersalah.

Selain itu, UMY telah menunjuk Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (PKBH FH UMY) untuk memberikan pendampingan kepada korban atau penyintas apabila berkeinginan untuk menempuh jalur hukum agar mendapatkan hak-haknya sebagai warga negara Indonesia secara adil sesuai hukum yang berlaku.

"UMY memiliki prinsip dan sikap independen dalam membuat kebijakan dan keputusan sesuai dengan aturan yang berlaku. Namun demikian UMY sangat terbuka untuk menerima masukan, baik kritik maupun saran," tutup Hijriyah.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini