Share

Lantik Majelis Masyayikh, Menag: Saya Pastikan Tidak Ada Intervensi Negara

Widya Michella, MNC Media · Jum'at 31 Desember 2021 14:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 31 624 2525539 lantik-majelis-masyayikh-menag-saya-pastikan-tidak-ada-intervensi-negara-FpBJJouH80.jpg Menag Yaqut Cholil Qoumas (Foto: Kemenag)

Terkait mekanisme pemilihan Majelis ini, lanjut Menag Yaqut, dilakukan oleh Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) yang berasal dari unsur pemerintah, dan asosiasi pesantren berskala nasional.

"Proses panjang telah dilakukan untuk dapat menetapkan anggota Majelis Masyayikh, dimulai dari pembentukan AHWA, penjaringan calon, sampai akhirnya mereka yang dipilih berdasarkan rumpun ilmu agama Islam," ucap Gus Yaqut begitu sapaannya.

Rumpun ilmu agama Islam yang dimaksud Gus Yaqut mencakup: Alqura dan ilmu Alquran, Tafsir dan Ilmu Tafsir, Hadis dan Ilmu Hadis, Fikih dan Ushul Fikih, Akidah dan Filsafat Islam, Tasawuf dan Tarekat, Ilmu Falak, Sejarah dan Peradaban Islam, serta Bahasa dan Sastra Arab.

"Selaku Menteri Agama, saya berpandangan bahwa ini adalah hasil terbaik dari ikhtiar kita semua, teriring harapan yang disematkan kepada anggota Majelis Masyayikh yang terpilih untuk dapat membawa Pendidikan Pesantren menjadi makin unggul dalam menjawab tantangan zaman," kata Gus Yaqut.

Berikut ini sembilan nama yang dikukuhkan sebagai anggota Majelis Masyayikh periode 2021-2026:

1. KH. Azis Afandi (Pesantren Miftahul Huda, Manonjaya, Tasikmalaya, Jawa Barat). Ahli tafsir dari Tasikmalaya ini dikenal sebagai salah satu santri Kiai sekaligus pahlawan nasional asal Sukamanah KH Zaenal Musthofa.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini