JAKARTA- Setiap calon peserta diwajibkan membayar biaya pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN) 2022.
(Baca juga: Pandemi Covid-19, UTBK-SBMPTN Digelar Mei 2022 dan Dibagi Dua Gelombang)
Namun bagi yang tidak mampu, SBMPTN juga terbuka untuk calon mahasiswa berprestasi untuk mendaftar dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
(Baca juga: Viral! Dosen Cantik Ini Kepergok Mahasiswanya Nongkrong di Kafe)
Ketua Pelaksana Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Prof Budi Prasetyo Widyobroto menjelaskan, setiap calon peserta UTBK SBMPTN diwajibkan untuk membayar.
Dia berharap, subsidi dari pemerintah untuk pelaksanaan SBMPTN itu masih sama dengan SBMPTN 2021 sehingga biaya pendaftaran yang dibebankan ke peserta masih sama dengan tahun lalu.
"Berbayar. Jadi semoga support pendanaan dari pemerintah masih sama, minimal sama dengan tahun kemarin," katanya pada Sosialisasi Daring PMB PTN 2022 yang dilihat di Youtube LTMPT, Senin (13/12/2021).
Berdasarkan data LTMPT, biaya UTBK 2022 untuk kelompok ujian sainstek atau soshum itu sebesar Rp200 ribu dan untuk kelompok ujian campuran (saintek dan soshum) itu sebesar Rp300 ribu.
Sementara itu, Prof Budi menjelaskan, SBMPTN tahun depan juga akan menerima calon mahasiswa yang melamar KIP Kuliah. Namun untuk pengurusannya tidak melalui LTMPT, ujarnya, melainkan di Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek.
"Silakan saja akses laman Puslapdik. Termasuk pendaftarannya disana dan bukan di LTMPT," imbuhnya.
Diketahui, siswa pendaftar dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan skema KIP Kuliah. Informasi detail dapat dilihat pada laman Puslapdik Kemendikbudristek.
(Fahmi Firdaus )
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik