Share

Soborno Bari, Anak 9 Tahun Jadi Profesor Termuda di Dunia

Tim Okezone, Okezone · Selasa 07 Desember 2021 23:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 07 65 2513577 soborno-bari-anak-9-tahun-jadi-profesor-termuda-di-dunia-4bQ3aMJ7Bg.png Profesor Soborno Isaac Bari saat pidato di Afrika Selatan (foto: tangkapan layar)

JAKARTA - Soborno Bari (9), bocah paling jenius dan menjadi profesor termuda di dunia. Anak keturunan Bangladesh-Amerika, yang lahir pada 9 April 2012 itu memiliki keinginan menggunakan pengetahuannya untuk menyebarkan kedamaian dan kebahagiaan.

Soborno Bari lahir dengan bakat alami, yang tak kurang dari sebuah keajaiban. Ketika ia berusia 6 bulan ia sudah bisa berbicara kalimat penuh. Ketika dia berusia 2 tahun, dia mulai memecahkan masalah Fisika, Matematika, dan Kimia dengan sangat cepat.

Baca juga:  Rektor IPB University Paparkan Strategi Jadi Guru Besar dari Profesor Muda

Oleh karena itu, Global Child Prodigy (GCP), sebuah organisasi khusus untuk para talenta global memberinya nama tengah “Isaac” pada Soborno Bari. Soborno Isaac Bari meraih penghargaan Global Child Prodigy untuk kecerdasannya. Dia termasuk dalam 100 anak ajaib terbaik.

 Soborno

Soborno Bari mendapatkan nama tengah ilmuwan legendaris Sir Isaac Newton, karena kemampuan matematikanya. Dia dapat dengan mudah memahami konsep-konsep matematika yang tidak diajarkan kepadanya.

Baca juga: Hebat! Ini 4 Profesor Termuda di Dunia, Ada yang Berusia 19 Tahun

Profesor termuda Soborno Isaac Bari yang dikenal sebagai dewa matematikan itu pun telah memenangkan penghargaan Da Vinci Laureate dari Institut Da Vinci di Afrika Selatan. Ia pun di undang ke Afrika Selatan untuk menjadi keynote pidato pembukaan pada upacara kelulusan Phd.

"Saya sangat senang berada disini bersama Anda semua hari ini untuk bersama orang-orang pekerja keras yang telah mendapatkan gelar Phd mereka setelah apa yang saya asumsikan adalah bertahun-tahun bekerja dan saya berasumsi bahwa ada banyak poin tinggi dan rendah dan saya tahu bahwa banyak dari Anda telah memeluk kegelapan yang telah Anda temui berkali-kali," kata Profesor Soborno Isaac Bari dalam pidatonya, seperti dikutip dari akun Youtube Bari Science Lab, Selasa (7/12/2021).

Profesor Soborno Isaac Bari pun mengutip pernyataan salah satu pemikir terbesar Afrika Selatan, Nelson Mandela terkait dengan pendidikan.

"Ingin memulai pidato saya dengan kutipan dari salah satu pemikir terbesar Afrika Selatan, Nelson Mandela, dia pernah berkata bahwa pendidikan adalah senjata terbaik dan saya pikir pekerjaan saya adalah contoh bahwa pendidikan adalah senjata yang dapat kita gunakan untuk mengubah dunia, karena pendidikan adalah hal yang kita ajarkan kepada orang lain siswa setiap orang menerima pendidikan dan jadi kita harus mengajar mereka dengan baik dan saya tahu bahwa Anda akan lulus baru saja menerima tingkat pendidikan tertinggi. Anda bisa mendapatkan dan jadi saya sangat terhormat untuk berdiri dengan Anda disini hari ini," tutur Profesor Soborno.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Soborno adalah pemenang ‘Global Child Prodigy Award’ dari peraih Nobel Kailash Satyarthi. Saat Soborno berusia 4 tahun, ia menerima pemberitahuan dari mantan Presiden Barack Obama AS atas prestasinya di bidang matematika dan sains.

Ketika ia memasuki usia 6 tahun ia menerima pemberitahuan dari Universitas Harvard untuk kemampuannya memecahkan masalah. Soborno “Isaac” Bari juga menerima program berbakat dari pemerintah Kota New York, AS.

Dia mendapat gelar profesor dan “Dewa matematika” dari Ahli Kimia, Dokter, Matematikawan, serta ilmuwan komputer Bangladesh-Amerika. Bocah ajaib ini sanggup menyelesaikan soal matematika rumit saat usianya 4 tahun ketika dia menerima surat dari Presiden AS Barrack Obama pada waktu itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini