2. Jadilah seorang pendengar yang aktif.
Menyimak tidak hanya sekedar mendengar apa yang tengah didiskusikan. Sehingga kita dapat memahami perspektif orang lain dan dapat membangun komunikasi yang interaktif.
3. Bekerja secara sistematis.
Mempertimbangkan segala aspek yang diperlukan dari perspektif yang lebih luas membantu dalam menemukan solusi terbaik dan menghindari sesat pikir.
Demikian 3 kiat mengembangkan keterampilan berpikir kritis yang menjadi salah satu softskill yang perlu juga diasah oleh mahasiswa sejak dini.
(Susi Susanti)