Kontes Mobil Hemat Energi Berakhir, Ini Daftar Juaranya

Neneng Zubaidah, MNC Portal · Senin 22 November 2021 12:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 22 65 2505466 kontes-mobil-hemat-energi-berakhir-ini-daftar-juaranya-siuw3DPXgm.jpg Juara KMHE 2021 (Foto: Lukman Hakim)

JAKARTA - Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2021 telah berakhir. KMHE yang dihelat di Universitas Negeri Surabaya selama 5 hari secara luring ini ditutup Kemendikbudristek.

Kegiatan itu sukses melahirkan mahasiswa kreatif dan inovatif dalam pembuatan mobil hemat energi yang ramah lingkungan. Berikut deretan tim pemenang KMHE 2021:

Juara pertama pada kategori prototipe untuk kelas mesin pembakaran dalam Gasoline diraih tim UI SMV HORE dari Universitas Indonesia. Kemudian, juara kedua diraih tim Bengawan UNS dan juara ketiga diraih tim Marawa Universitas Andalas.

Baca Juga: Ingin Sukses Wawancara Beasiswa, Ikuti 6 Cara Ini   

Pada kelas mesin pembakaran dalam Diesel, juara pertama diraih tim IST AKPRIND 2 dari Institut Sains dan Teknologi Akprind dan juara kedua diraih tim Marapi dari Politeknik Negeri Padang (PNP).

Untuk kelas mesin pembakaran dalam Etanol, juara pertama diraih tim Semeru dari Universitas Negeri Malang (UM), juara kedua diraih tim Rakata dari Institut Teknologi Bandung (ITB), dan juara ketiga diraih tim Cakra Jagad dari Politeknik Negeri Madiun (PNM).

Pada kelas mesin Motor Listrik, juara pertama diraih tim Semar Proto UGM dari Universitas Gadjah Mada (UGM), juara kedua diraih tim Batavia Elektra dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan juara ketiga diraih tim Sriwijaya Eco dari Universitas Sriwijaya (Unsri).

Baca Juga:  Ijtima Ulama MUI Minta Permendikbudristek Nomor 30 Dicabut

Selanjutnya, untuk kategori Urban pada kelas mesin pembakaran dalam Gasoline diraih Garuda UNY Eco dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), juara kedua diraih tim Anta Wirya dari Universitas Diponegoro (Undip), dan juara ketiga diraih tim Wasaka dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Pada kelas mesin pembakaran dalam Diesel, juara pertama diraih tim Garnesa Racing dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), juara kedua diraih tim Pagaruyuang Team UNP dari Universitas Negeri Padang (UNP), dan juara ketiga diraih tim Otoriter Tadulako dari Universitas Tadulako (Untad).

Untuk kelas mesin pembakaran dalam Etanol, juara pertama diraih tim Apatte Elang Perkasa dari Universitas Brawijaya (UB), dan juara kedua diraih tim Pandawa dari Universitas Negeri Semarang (Unes).

Pada kelas mesin Motor Listrik, juara pertama diraih tim Nogogeni dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), juara kedua diraih tim Weimana Udayana dari Universitas Udayana (Unud).

Selain juara, panitia KMHE juga memberikan penghargaan Eco Fun Race dan penghargaan Off Track. Penghargaan Eco Fun Race pada kategori Urban di kelas mesin pembakaran Gasoline diberikan kepada tim Anta Wirya Undip, kelas mesin pembakaran dalam Diesel diberikan kepada tim Garnesa Racing Unesa, kelas mesin pembakaran dalam etanol diberikan kepada tim Pandawa Unes, dan kelas motor listrik diberikan kepada tim Bumi Siliwangi dari Universitas Pendidikan Indonesia dan tim Nogogeni ITS.

Sedangkan untuk kategori prototipe di kelas mesin pembakaran Gasoline diberikan kepada tim Bengawan UNS, kelas mesin pembakaran dalam Diesel diberikan kepada tim Marrapi dari Universitas Andalas, kelas mesin pembakaran dalam etanol diberikan kepada tim Cakra Jagad dari Politeknik Negeri Madiun, dan kelas motor listrik diberikan kepada tim Semar Proto UGM dari UGM dan tim Sriwijaya Eco dari Universitas Sriwijaya.

Sementara itu, penghargaan off track diberikan kepada tim Khad Eco Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai tim dengan kendaraan paling handal serta tim Titen Electric Vehicle dari Universitas Jember sebagai tim paling tangguh.

Plt Puspresnas Asep Sukmayadi menyampaikan apresiasi kepada para pemenang dan memberi motivasi kepada seluruh peserta KMHE 2021. KMHE, kata Asep merupakan salah satu ajang yang paling menantang sejak dua tahun lalu ketika pandemi.

“Kegiatan ini memerlukan interaksi tingkat tinggi secara fisik, bukan hanya interaksi intelektual yang harus disesuaikan selama pandemi,” katanya melalui siaran pers, Senin (22/11/2021).

Implementasi Kampus Merdeka, kata Asep, terlihat nyata melalui tujuan kontes yang tidak hanya menghasilkan karya saja, namun menumbuhkan nilai luhur dalam menanamkan Pelajar Pancasila yang tangguh dan kreatif berdasarkan penguatan karakter, kejujuran, sportivitas, dan kreatif.

Melalui kontes ini, kata Asep, diharapkan mampu menyiapkan generasi masa depan yang mampu menciptakan teknologi baru yang ramah lingkungan dan perlahan mampu melepaskan energi fosil dengan energi terbarukan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini