Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Universitas Siber Hadir di RI, Perkuat Transformasi Digital di Pendidikan Tinggi

Neneng Zubaidah , Jurnalis-Jum'at, 29 Oktober 2021 |11:11 WIB
4 Universitas Siber Hadir di RI, Perkuat Transformasi Digital di Pendidikan Tinggi
Webinar ICE Institute untuk Indonesia Satu (Foto: Tangkapan layar)
A
A
A

JAKARTA - Selama satu tahun terakhir sudah ada empat universitas siber (cyber university) yang muncul di Indonesia. Hal ini diungkapkan Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Ristekdikti) Kemendikbudristek Prof Nizam pada webinar ICE Institute untuk Indonesia Satu yang dipantau dari Youtube, Kamis (28/10/2021).

"Yang pertama ICE institute yang berada di bawah UT. Kemudian Universitas Siber Asia. Kemudian juga ada Muhammadiyah Cyber University serta UIC, Universitas Indonesia Cerdas," terangnya.

Nizam menyampaikan, segala upaya harus dilakukan agar semua pihak mampu beradaptasi dengan perubahan dunia yang begitu cepat. Termasuk juga dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di tanah air.

Baca juga: Muhammadiyah Luncurkan Universitas Siber Usai Kantongi Izin Operasional

Guru besar UGM ini menjelaskan, adanya 4 universitas siber ini adalah salah satu dampak dari pandemi. Yang ternyata mampu mengakselerasi dunia pendidikan tinggi di dalam melakukan transformasi digital.

"Mari terus dorong dan kembangkan transformasi digital sehingga kita menjadi pemain digital dan tidak sekedar konsumen digital," harap Nizam.

Baca juga: Jadi Cyber University, Kampus UT Dihadapkan 2 Tantangan Utama

Nizam mengatakan, sejak 2020 Kemendikbudristek sudah melakukan transformasi pendidikan tinggi dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Dimana melalui MBKM Kemendikburistek menyiapkan SDM yang lebih agile, kreatif, inovatif, produktif dan berakhlak mulia melalui kurikulum yang fleksibel dan adaptif.

"Sehingga kita bisa mengikuti dinamika di dunia kerja dan teknologi sehingga dalam waktu pendek kita bisa beradaptasi dengan perubahan ini," ungkapnya.

Dia juga mengatakan, untuk menyiapkan SDM di masa depan maka pengembangan kompetensi-kompetensi baru sangat penting. Misalnya kompetensi di bidang digital analytic, cyber security, IoT dan juga deep learning.

Oleh karena itu, ujar Nizam, melalui MBKM ini memberikan ruang seluas-luasnya bagi para mahasiswa untuk bisa menyesuaikan kompetensinya dengan perubahan yang terjadi di dunia kerja.

Dalam kesempatan yang sama sama, Kepala ICE Institute Prof Paulina Pannen menyampaikan, ICE institute sudah diresmikan pada 28 Juli 2021 lalu dan sudah berjalan sebagai lokapasar mata kuliah daring di indonesia.

Saat ini, katanya Paulina, ICE Institute mempunyai 1381 mata kuliah daring dari EdX. Kemudian 165 mata kuliah dari konsorsium ICE institute. Konsorsium ICE Institute sendiri saat ini terdiri dari 14 perguruan tinggi di Indonesia ditambah dengan mitra EdX.

"Jumlah mahasiswa yang menempuh kuliah di ICE Institute saat ini ada kurang lebih 3.700 orang dan yang sudah lulus dari beberapa mata kuliah EdX sampai saat ini ada 220 orang," ungkap Paulina.

Paulina mengatakan, Webinar ICE Institute untuk Indonesia Satu ini merupakan salah satu seri webinar yang digelar ICE Institute setiap bulan.

Webinar ini menjadi wadah penyampaian inovasi dan sarana berbagi informasi terkini tentang perkembangan ilmu pengetahuan terdiri dari 7 (tujuh) bidang ilmu yang berbeda.

Rektor UT Prof Ojat Darojat juga berharap kedepan akan ada lebih banyak perguruan tinggi akan bergabung dalam konsorsium ICE Institute guna mengembangkan pembelajaran dalam jaringan secara nasional agar menjadi lebih masif lagi.

Prof. Ojat menyampaikan, dalam momentum Sumpah Pemuda, kehadiran ICE Institute diharapkan dapat diterima generasi muda sebagai digital native.

"Saya kira ICE Institute merupakan wadah yang sangat tepat bisa menjembatani dan memberikan pemahaman, pengetahuan, serta best practice bagi kita semua," ujarnya.

(Susi Susanti)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement