Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Did You Know: Kisah-Kisah Unik di Balik Roti Tawar

Lutfia Dwi Kurniasih , Jurnalis-Sabtu, 16 Oktober 2021 |10:23 WIB
<i>Did You Know</i>: Kisah-Kisah Unik di Balik Roti Tawar
Roti tawar. (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Roti tawar kini menjadi makanan pendamping favorit masyarakat dan banyak ditemukan di mana-mana.

Roti tawar memang terlihat biasa-biasa saja. Namun, tahukah kamu? Roti tawar iris memiliki kisah unik yang mungkin belum kamu ketahui, lho.

Roti tawar iris mulai terkenal setelah ditemukannya alat pengiris roti oleh Otto Frederick Rohwedder pada 1910-an. Rohwedder adalah penemu perangkat cerdik yang lahir 6 Juli 1880 di Des Moines seperti yang dikutip dari laman lemelson-teams.mit.edu.

Baca juga: Did You Know: Ini Orang yang Selamat dari Cedera Otak Paling Fenomenal


Baca juga: Did You Know: Ternyata Ada Lubang Kecil di Kelopak Mata

Ide pembuatan alat pengiris roti oleh Rohwedder berasal dari obrolan dua wanita yang mengeluh tentang lelahnya bekerja mengiris roti.

Ide tersebut mulai dia kerjakan sekitar tahun 1912. Tujuannya saat itu adalah membuat alat pengiris roti otomatis yang akan memotong roti menjadi irisan untuk konsumen.

Di tahun itu, dia mengerjakan beberapa prototipe, salah satunya menyatukan irisan roti dengan pin logam. Model ini dan beberapa model lainnya terbukti belum berhasil.

Akan tetapi tantangan terbesarnya datang di akhir tahun 1917 ketika kebakaran menghancurkan alat cetak biru desain miliknya di pabrik Monmouth, Illinois, yang sebelumnya telah disetuju untuk menjadi alat pengiris roti pertamanya.

Butuh beberapa tahun bagi Rohwedder untuk menutup kerugiannya, tetapi ia terus menyempurnakan desainnya hingga akhirnya ia berhasil menciptakan alat pengiris roti.

Dalam perjalanan penelitiannya, dia juga menyadari bahwa dia perlu menemukan cara untuk mencegah sepotong roti menjadi basi. Kemudian pada tahun 1927, dia telah menemukan solusi untuk masalah ini. Akhirnha dia berhasil membuat sebuah mesin atau alat pengiris roti dan juga pembungkusnya.

Kini Rohwedder dikenal dan dijuluki sebagai "bapak irisan roti". Dan pada 7 Juli 1928, bertepatan dengan ulang tahun Rohwedder, rotil tawar iris pertama kali dijual & laku keras.

Salah satu model pertama dari mesin pengiris aslinya sekarang disimpan di Smithsonian Institution di Washington, DC.

Selama Perang Dunia II, penjualan roti tawar iris sempat dilarang karena alasan penghematan sumber daya salah satunya gandum.

Selain itu, roti tawar pernah digunakan oleh bangsa Mesir Kuno sebagai proses pemanggangan alat tukar-menukar.

Kulit roti tawar juga ternyata kaya antioksidan yang berasal dari proses pemanggangan.

Adapun perbedaan kandungan dari roti tawar putih dan roti tawar gandum. Untuk satu tangkup roti tawar putih mengandung 188 kalori, 5,6 gr protein, 1 gr lemak, 2,4 gr serat. Sedangkan roti tawar gandum mengandung 150 kalori, 5,2 gr protein, 0,8 gr lemak & 6,9 gr serat.

(Widi Agustian)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement