3 Mahasiswa ITS Gagas Vaccine Distribution Dashboard untuk Percepat Herd Immunity

Neneng Zubaidah, MNC Portal · Sabtu 02 Oktober 2021 14:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 02 65 2480259 3-mahasiswa-its-gagas-vaccine-distribution-dashboard-untuk-percepat-herd-immunity-AQgiT9chgi.jpg Institute Teknologi Sepuluh Nopember (foto: ist)

JAKARTA - Percepatan distribusi vaksin Covid-19 di Indonesia saat ini tengah menjadi fokus pemerintah dalam mencapai target herd immunity. Berangkat dari hal tersebut, 3 mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggagas sebuah dashboard distribusi vaksin.

Ketiga mahasiswa dari Departemen Teknik dan Sistem Industri, Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem (FTIRS) ini adalah Amelia Santoso, Muhammad Ainul Yaqin, dan Cindy Novita yang tergabung dalam sebuah tim bernama Aeromechanical Team.

Baca juga:  Masya Allah, Hijaber Ini Raih Gelar Doktor Termuda di Usia 24 Tahun

Menurut Ketua Tim Amelia Santoso, inovasi ini diangkat dari masih minimnya pendistribusian stok vaksin ke daerah-daerah di seluruh Indonesia. “Agar tercipta herd immunity maka diperlukan percepatan distribusi vaksin Covid-19,” katanya melalui siaran pers, Sabtu (10/2/2021).

Amel, sapaan akrabnya, melanjutkan percepatan distribusi vaksin Covid-19 sebenarnya dapat diatasi melalui pengolahan data kondisi eksisting di Indonesia dengan benar yang kemudian dikombinasikan dengan berbagai regulasi, karakteristik setiap vaksin, jumlah fasilitas kesehatan, infrastruktur, dan pekerja medis yang ada.

“Sehingga nantinya akan tercipta metode yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut,” ujarnya.

Baca juga:  ITS Luncurkan Prodi MMT in TechnoMarketing

Dalam hal ini, sambung Amel, Aeromechanical Team memilih menggunakan P-median method sebagai metode mempercepat pendistribusian vaksin Covid-19. Metode ini dipilih Amel dan tim sebab dapat menentukan hub atau distribution center vaksin tersebut saat disebar ke seluruh Indonesia.

Sehingga dengan metode ini, vaksin Covid-19 dapat menyuplai ke seluruh pelosok negeri. “Tentu saja hal ini akan memudahkan pengolahan data sekaligus hasil analisisnya,” ungkap mahasiswi asal Surabaya ini.

Selain itu, mahasiswi tahun keempat ini menjelaskan, dalam mempermudah monitoring, tim juga merancang Vaccine Distribution Dashboard dengan menggunakan Power BI (layanan analisis bisnis oleh Microsoft).

Hal ini dipilih agar dapat menentukan estimasi waktu yang dibutuhkan untuk percepatan distribusi vaksin Covid-19 seberapa lama.

Tak hanya itu, lanjutnya, dashboard ini juga difungsikan untuk mengetahui berapa fasilitas luasan pusat distribusi dan kombinasi moda transportasi apa yang cocok digunakan untuk pendistribusian. “Sehingga penanganannya dapat detail, rinci dan kompleks,” ucapnya.

Alumnus SMA Negeri 2 Surabaya ini menyebutkan bahwa inovasi timnya memiliki beberapa keunggulan, di antaranya dapat menentukan titik optimal untuk setiap pusat distribusi vaksin dengan menggunakan (P-median).

Pada dashboard-nya juga dapat mengolah dan menampilkan data secara langsung mengenai progress jumlah vaksin dan fasilitas kesehatan di Indonesia yang dibagi per provinsi untuk mempermudah monitoring dan pengambilan keputusan.

Berbuah manis, ide gagasan Aeromechanical Team ini telah berhasil meraih juara kedua pada ajang DHL Logistic Case Competition yang diadakan atas kerja sama antara DHL Supply Chain Indonesia dengan Magister Manajemen Teknologi (MMT) ITS, awal September lalu.

Pada kompetisi ini, Aeromechanical Team berhasil mengungguli lima finalis lainnya yang terseleksi dari 30 tim terbaik dari universitas di seluruh Indonesia.

Amel berharap, ke depannya inovasi dashboard-nya ini bisa terealisasi dan dapat membantu percepatan pendistribusian vaksin Covid-19 di Indonesia.

“Dengan begitu pemberian vaksin kepada masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dapat lebih terstruktur dan membantu tercapainya herd immunity di Indonesia,” pungkasnya penuh harap.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini