Inovasi Mahasiswa ITTS Kembangkan Truk Tenaga Listrik Ramah Lingkungan

Hari Tambayong, iNews · Jum'at 24 September 2021 17:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 24 65 2476258 inovasi-mahasiswa-itts-kembangkan-truk-tenaga-listrik-ramah-lingkungan-IDBR3hmjY9.jpg Inovasi mahasiswa ITTS mengembangkan trus bertenaga listrik ramah lingkungan (Foto: Antara)

SURABAYA - Institut Teknologi Telkom Surabaya (ITTS) berinovasi dengan mengembangkan kendaraan truk bertenaga listrik ramah lingkungan. Kendaraan ini mempunyai keistimewaan sistem modern karena tak lagi menggunakan kunci kontak untuk menyalakan mesin, melainkan menggunakan kartu. Dari pengembangan ini, truk listrik hasil inovasi mahasiswa ITTS sudah diminati oleh sebuah perusahaan BUMN untuk dimanfaatkan.

Truk tenaga listrik ini diuji coba kembali oleh sejumlah mahasiswa dan Rektor ITTS untuk menyempurnakan pengembangan truk listrik karya anak bangsa ini.

Saat ini, truk listrik buatan IITTS ini mampu berjalan dengan kecepatan 30 hingga 40 kilo meter per jam dengan kapasitas baterai 10 kilo watt dan durasi pengisian baterai kurang lebih 2 sampai 3 jam.

Masih dalam tahap pengembangan awal, daya baterai truk listrik ini baru mampu menjangkau jarak kurang lebih 1 kilo meter.

(Baca juga: Melihat Inovasi Truk Bertenaga Listrik Karya Mahasiswa ITTS)

Truk listrik ini dilengkapi dengan teknologi dan sistem modern. Diantaranya tak lagi menggunakan kunci kontak untuk menyalakan mesin melainkan menggunakan kartu.

Selain itu, truk ini juga dilengkapi dengan timbangan digital untuk mengukur berat muatan truk agar tidak melanggar ketentuan muatan di jalan yang dapat terhubung dengan sistem cloud.

Menurut Rektor ITTS, pengembangan truk tenaga listrik saat ini dirasa sangat dibutuhkan, khususnya di luar Pulau Jawa karena banyak truk yang mengantri untuk mendapatkan solar hingga hitungan hari di SPBU. Hal inilah yang melatar belakangi ITTS untuk mengembangkan kendaraan truk listrik ini.

(Baca juga: 2 Mahasiswa ITS Gunakan Membran Anorganik Kurangi Emisi Karbondioksida)

Selama proses pengembangan truk listrik ini, ITTS telah menghabiskan biaya sebanyak Rp500 juta. Proses pengembangan membutuhkan waktu selama 6 bulan.

Meski masih dalam tahap pengembangan, namun truk listrik ini sudah diminati oleh perusahaan BUMN yakni PLN untuk dimanfaatkan sebagai kendaraan pemangkas pohon.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini