Kemensos Luncurkan Program Pejuang Muda untuk Mahasiswa Setara 20 SKS

Widya Michella, MNC Media · Selasa 21 September 2021 18:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 21 65 2474763 kemensos-luncurkan-program-pejuang-muda-untuk-mahasiswa-setara-20-sks-5x7XpP9jvU.jpg Mensos Tri Rismaharini (Foto : Tangkapan layar)

JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) meluncurkan Program Pejuang Muda sebagai laboratorium sosial bagi para mahasiswa diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu dan pengetahuannya untuk memberi dampak sosial secara konkret.

"Program ini nantinya memiliki fokus social entrepreneurship (kewirausahaan sosial). Mahasiswa diberikan kesempatan mencari pengalaman di lapangan secara langsung ke daerah prioritas yaitu daerah pascabencana, daerah kantong-kantong kemiskinan, daerah Komunitas Adat Terpencil (KAT) di seluruh nusantara," kata Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, dikutip pada laman resmi Kemensos, Selasa,(21/09/2021).

Program yang setara 20 Satuan Kredit Semester (SKS) ini, mahasiswa akan ditantang untuk belajar dari warga sekaligus berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda), pemuka masayarakat, tokoh agama setempat serta seluruh stakeholder penggerak sosial di daerah.

Mahasiswa pun berperan sebagai agen perubahan sosial, melalui kegiatan pemetaan masalah, identifikasi alternatif solusi, formulasi solusi terbaik, perencanaan sumber daya dan capaian, pengerahan peran serta elemen masyarakat, implementasi dan pelaporan serta pengukuran dampak.

Baca juga: Kemensos Salurkan Bansos Tunai ke 3.500 Anak Yatim karena Covid-19

"Program ini terbuka untuk mahasiswa minimal semester 5 pada semua program studi program sarjana (S1) dan minimal IPK 2,75. Kita siapkan untuk 514 kabupaten/kota. Yang jelas para mahasiswa akan diberikan dana untuk transportasi dan operasional serta experience kalau ingin membuat proyek dan biaya untuk pertemuan. Kita akan fasilitasi untuk itu,"jelasnya.

Aktivitas dilakukan melalui dua bentuk yakni offline dan online. Aktivitas offline, mahasiswa turun langsung ke lapangan dengan terlibat aktif dalam yayasan, panti atau balai sosial di daerah. Sedangkan aktivitas online dilakukan mahasiswa agar lebih inklusif sehingga menjadi jembatan bagi daerah dan publik luas yang tergerak membantu.

"Mahasiswa juga bisa mengikuti kategori program sesuai jurusan atau isu yang menarik baginya antara lain isu Pengembangan Program Bantuan Sosial, Pemberdayaan Fakir Miskin dan Lansia, Pola Hidup Sehat dan Kesehatan Lingkungan, dan Fasilitas untuk Kepentingan Umum,"imbuhnya.

Pendaftaran Program Pejuang Muda akan dibuka mulai tanggal 18—30 September 2021. Selengkapnya tentang program ini dapat mengunjungi https://pejuangmuda.kemensos.go.id/

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini