Politikus PKB ini menuturkan, PTM terbatas yang dapat dilakukan sekolah yakni sekolah bisa memberikan opsi belajar tatap muka 2 hari selama satu minggu. Lalu selebihnya bisa menggunakan blended learning atau penggabungan pembelajaran daring dan fisik.
Syaiful Huda menuturkan, SKB 4 Menteri tentang penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi tidak cukup hanya ditandatangani oleh para menteri dan tidak dioperasionalkan sekolah atau pemerintah daerah di lapangan.
Baca juga: Survey KPAI: Kesiapan Sekolah untuk PTM Meningkat
Maka dari itu, ujar Syaiful Huda, Kemendikbudristek pun didorong untuk mengambil langkah terobosan atau inisiatif untuk mengatasi adanya permasalahan implementasi SKB 4 Menteri sehingga PTM terbatas bisa terlaksana dengan baik. (din)
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik