JAKARTA - Kemendikbudristek meluncurkan Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah), untuk mendukung proses pengadaan barang dan jasa di sekolah. Platform ini pun bisa diikuti oleh para pelaku UMKM melalui proses pendaftaran dan registrasi secara online.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim mengajak para UMKM untuk mendaftar di SIPLah. Sebab, katanya, ratusan ribu sekolah di Indonesia tergabung di SIPLah sehingga ada potensi bagus bagi UMKM untuk berjualan melalui SIPLah.
"Jadi kami ingin mengundang para UMKM yang mempunyai produk dalam negeri dan bagus dan berkualitas untuk gabung di SIPLah," kata Nadiem pada peluncuran SIPLah secara daring, Kamis (26/8/2021).
Baca juga: Luncurkan SIPLah, Kemendikbudristek Tingkatkan Transparansi Pengadaan Barang dan Jasa di Sekolah
Menurut Nadiem, SIPLah yang kali ini diluncurkan telah ditransformasi untuk mempermudah penjual atau penyedia untuk berjualan. Tidak terkecuali untuk UMKM. Misalnya verifikasi pendaftaran penyedia yang cepat sehingga bisa membantu UMKM lokal yang ingin menjual barangnya ke sekolah.
"Dan kita memastikan pengecekan pembayaran itu otomatis didalam platform. Dan pembayaran diteruskan kepada penyedia 1x24 jam setelah sekolah membayar," terang Nadiem.
Baca juga: Kemendikbudristek: Bantuan Kuota Belajar Bisa Akses Semua Laman
Untuk periode 2021-2023 tercatat, dari total 61 mitra pasar yang mendaftar ke SIPLah, ada 18 mitra pasar terpilih yang telah lolos persyaratan administrasi dan uji teknologi melalui sayembara terbuka