Share

Pandemi Covid-19, Banyak Siswa Putus Sekolah hingga Memilih Bekerja

Antara, · Sabtu 21 Agustus 2021 20:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 21 65 2458983 pandemi-covid-19-banyak-siswa-putus-sekolah-hingga-memilih-bekerja-kjJBdFt7aa.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

Ia menjelaskan, sebesar 60% sekolah berada di zona level 1 hingga 3. Sehingga memungkinkan beberapa sekolah untuk melakukan pembelajaran tatap muka, walaupun dilakukan secara bergiliran guna mengurangi learning lost yang terjadi.

Samto mengatakan, zona risiko Covid-19 tidak lagi dijadikan acuan untuk penentuan kebijakan penyelenggaraan pendidikan, namun pemerintah daerah dapat menggunakannya sebagai bahan pertimbangan dalam penyelenggaraan pendidikan.

“Jadi kondisi ini menimbulkan kemungkinan bahwa pembelajaran jarak jauh (PJJ) masih menjadi pilihan utama bagi sekolah. Bahwa dari 256 satuan pendidikan masih PJJ,” kata Samto menjelaskan bahwa saat ini PJJ masih menjadi pilihan utama yang dipilih oleh sekolah untuk melakukan kegiatan pembelajaran.

Untuk pembelajaran tatap muka (PTM) dilakukan secara terbatas. Sebesar 50% dilakukan secara bergantian dengan sedikit siswa yang masuk ke sekolah.

Lebih lanjut Samto mengungkapkan, sebesar 36% satuan pendidikan di Indonesia menggunakan kurikulum darurat selama pembelajaran di masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Pada kesempatan ini, penggunaan kurikulum sangat bervariasi. Ada yang menggunakan kurikulum PJJ, kurikulum nasional, ada yang kurikulum mandiri. Jadi masing-masing kita bebaskan penggunaan kurikulum sesuai dengan kondisinya masing-masing,” ujar dia.

Pembebasan penggunaan kurikulum tersebut disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing, dan telah diterapkan mulai dari jenjang PAUD hingga Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). (din)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini