Sementara, Program Studi Teknik Pertanian merupakan salah satu penerima hibah PK-KM dari 5 program studi di UGM. Partisipasi mahasiswa dalam ARC menjadi upaya untuk menjamin terlaksananya program dan juga mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) serta mendukung pelaksanaan program merdeka belajar bagi mahasiswa.
Ketua Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Prof. Dr. Ir. Lilik Soetiarso menyampaikan rasa bangga kepada para mahasiswa yang telah berkompetisi di AE-ARC. Meski pandemi Covid-19 membatasi interaksi dan aktivitas, tetapi kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat mahasiswa untuk berkreasi dan berinovasi.
“Sebagian besar inovasi yang ikut dalam kompetisi ini adalah hasil penelitian terbaru di bidang teknologi pertanian yang akan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan Iptek serta berkontribusi pada perkembangan sektor teknologi pertanian Indonesia,” paparnya.
AE-ARC 2021 mengusung tema “Advancement of IR 4.0 for Agriculture Sustainability and Food Security”. Kompetisi mempertandingkan empat bidang lomba yaitu Poster, Research Output Video, Model Construction Video dan Paper yang terbagi dalam beberapa sub tema. Sub tema tersebut antara lain Agricultural Engineering, Food Engineering, Biotechnology, Green Technology, dan Agricultural Waste Management. (din)
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik