Beri Kuliah Umum ke 6.424 Maba ITS, Ini Wejangan Mensos Risma

Aan haryono, Koran SI · Senin 09 Agustus 2021 18:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 09 65 2453202 beri-kuliah-umum-ke-6-424-maba-its-ini-wejangan-mensos-risma-JmArzLBXSY.jpg Mensos Tri Rismaharini (Foto : Okezone.com)

SURABAYA - Menteri Sosial (Mensos) RI, Dr (HC) Ir Tri Rismaharini MT memberikan kuliah umum pada 6.424 mahasiswa baru (maba) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Senin (9/8/2021).

Mensos membagikan pengalaman serta motivasi guna menyemangati maba yang akan mulai berkarya di Kampus Pahlawan ini. Agar nantinya bisa menjadi orang yang sukses dan bisa memberikan banyak manfaat bagi sekitarnya hingga ke kancah dunia.

Baca juga:  ITS Ciptakan Konsentrator Oksigen untuk Bantu Atasi Krisis Oksigen

Mantan Wali Kota Surabaya ini menuturkan, pengalaman membuktikan bahwa apa yang sudah didapatkan itu akan berpengaruh terhadap karya yang dihasilkan oleh seseorang. Sehingga dari pengalaman yang ada akan membantu menyelesaikan permasalahan kecil hingga yang kompleks. Ia juga mengajak para maba untuk bisa menjadi pribadi yang membanggakan dan bisa berkreasi di tingkat internasional.

Risma meminta kepada para maba untuk yakin bahwa mereka sudah berada di tempat yang tepat ketika telah diterima menjadi bagian dari ITS. Alumnus Arsitektur ITS ini juga mengajak para maba agar tidak merasa tertinggal dan membuat kekurangan menjadi kelebihan.

“Karena paling penting adalah adanya kemauan untuk bergerak maju,” kata Risma yang memberikan kuliah tamu langsung dari Gedung Rektorat ITS.

 Baca juga: Dukung Digitalisasi di RS, Mahasiswa ITS Kembangkan Aplikasi Berbasis Website

Selain Mensos, para maba ITS juga mendapat wejangan dari Mendikbud yang disampaikan melalui video sambutannya. Nadiem mengingatkan bahwa menjadi mahasiswa itu tidak sama dengan pendidikan di sekolah. Karena mahasiswa memiliki kemerdekaan untuk mendapatkan pendidikan yang lebih luas.

“Maka dari itu, Kemendikbudristek memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menempuh pembelajaran di luar kampus melalui program Kampus Merdeka,” kata Nadiem.

Ia juga menambahkan, bahwa terdapat beragam program beasiswa untuk seluruh mahasiswa di Indonesia. Salah satunya adalah Beasiswa Unggulan yang bisa diikuti oleh mahasiswa baru yang masih duduk di semester pertama. Komitmen untuk memerdekakan pendidikan tinggi Indonesia perlu adanya partisipasi dari para mahasiswa.

“Karena itu, manfaatkan masa kuliah untuk mengenal diri, membangun jembatan untuk meraih mimpi dan berkontribusi untuk negeri,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS Prof Dr Ir Adi Soeprijanto MT menyampaikan laporan penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2021/2022.

“Dari sebanyak 6.424 mahasiswa baru yang diterima di ITS terbagi menjadi 4.402 mahasiswa sarjana (S1), 812 mahasiswa sarjana terapan (D4), dan 1.210 mahasiswa pascasarjana (S2 dan S3),” katanya.

Adi menambahkan, bahwa penerimaan maba ITS program sarjana berasal dari tiga jalur pendaftaran. Di antaranya yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Kemitraan, Mandiri, dan Prestasi (SKMP).

Seperti halnya tahun lalu, ITS juga menerima dari program Kelas Internasional atau International Undergraduate Program (IUP). Sementara untuk program pascasarjana, ITS juga menerima 120 mahasiswa dari jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). (din)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini