Share

Bantuan Kuota Internet Berlanjut, 2 Hal yang Harus Dilakukan Kepala Satuan Pendidikan

Neneng Zubaidah, Koran SI · Jum'at 06 Agustus 2021 16:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 06 624 2451992 bantuan-kuota-internet-berlanjut-2-hal-yang-harus-dilakukan-kepala-satuan-pendidikan-qlrGveje7T.jpg Foto: Illustrasi Student

JAKARTA - Pemerintah kembali melanjutkan pemberian bantuan kuota data internet bagi siswa, mahasiswa, guru dan dosen di masa pandemi Covid-19 ini. Bantuan kuota data internet ini sendiri mulai disalurkan pada bulan September, Oktober dan November 2021 mendatang.

Dikutip dari instagram resmi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) di @kemdikbud.ri, Jumat (6/8/2021), bantuan kuota data internet akan diberikan mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini (Paud) sampai dengan perguruan tinggi.

Baca juga:  Subsidi Pulsa 50GB bagi Mahasiswa Disalurkan Mulai Besok

Untuk siswa jenjang pendidikan anak usia dini (Paud), bantuan kuota data internet yang akan diberikan sebanyak 7 GB/bulan. Lalu untuk siswa yang berada di jenjang pendidikan dasar dan menengah akan menerima kuota data 10 GB/bulan.

Pemerintah juga akan memberikan bantuan kuota data kepada guru di jenjang Paud, pendidikan dasar dan menengah sebesar 12 GB/bulan. Sedangkan untuk dosen dan mahasiswa akan menerima bantuan kuota data internet sebesar 15 GB/bulan.

 Baca juga: Akademi Madrasah Digital 2021, Sebanyak 100 Peserta Dilatih Menguasai IT

Kuota yang dibagikan adalah kuota umum yang dapat mengakses seluruh laman atau aplikasi kecuali yang diblokir oleh Kemenkominfo yang tercantum di laman kuota-belajar.kemdikbud.go.id.

Lalu, agar bantuan kuota data internet ini dapat tersalurkan secara maksimal kepada sasaran maka ada dua hal yang harus segera dilakukan oleh kepala satuan pendidikan. Yakni:

1. Memutakhirkan data dan nomor telepon seluler siswa, mahasiswa, guru serta dosen pada sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti)

2. Mengunggah Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) pada vervalponsel.data.kemdikbud.go.id (untuk jenjang Paud Dikdasmen) dan kuotadikti.kemdikbud.go.id (untuk jenjang pendidikan tinggi) paling lambat 31 Agustus 2021.

Bantuan kuota data internet ini akan disalurkan pada 11-15 September, 11-15 Oktober dan 11-15 November 2021. Bantuan kuota data akan berlaku selama 30 hari sejak diterima.

Selain itu, pemerintah juga melanjutkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi para mahasiswa yang terdampak Covid-19. Bantuan UKT ini mulai akan disalurkan pada bulan September 2021.

Bantuan UKT diberikan at cost (sesuai besaran UKT), maksimal Rp2,4 juta. Jika nilai UKT lebih besar maka selisihnya menjadi kebijakan perguruan tinggi sesuai kondisi mahasiswa.

Sasaran bantuan:

1. Mahasiswa aktif

2. Bukan penerima KIP Kuliah/Bidikmisi

3. Kondisi keuangannya membutuhkan bantuan untuk semester ganjil 2021

Cara mendaftar:

1. Mahasiswa mendaftar ke pimpinan perguruan tinggi

2. Pimpinan perguruan tinggi mengajukan penerima bantuan ke Kemendikbudristek

Bantuan UKT akan disalurkan langsung ke perguruan tinggi masing-masing. (din)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini