Selain mampu meningkatkan kapasitas pengolahan limbah medis, teknologi daur ulang limbah medis karya anak bangsa itu juga berpotensi memunculkan nilai tambah dan ekonomi baru dalam rangka meningkatkan kepatuhan fasilitas kesehatan, karena ada insentif finansial dari sisi bisnis yang dapat mengurangi biaya pengolahan limbah.
Alat penghancur jarum suntik, APJS GLP Destromed 01 Needle Destroyer, bisa menghasilkan residu berupa stainless steel murni. Sementara teknologi daur ulang untuk alat pelindung diri (APD) dan masker yang bahannya adalah polypropylene bisa menghasilkan propylene murni (PP). Jenis plastik propylene murni mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi.
Kepala BRIN menuturkan baru 4,1 persen rumah sakit yang memiliki fasilitas insinerator berizin dan baru ada 20 pelaku usaha pengolahan limbah di Indonesia dan hampir semuanya terpusat di Pulau Jawa dan distribusinya juga tidak merata.
Handoko berharap inovasi teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengatasi masalah pengolahan limbah medis dan memberikan motivasi untuk mengumpulkan dan mengolah limbah, meningkatkan kepatuhan, dan menciptakan potensi bisnis baru bagi para pelaku usaha skala kecil. (din)
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik