Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berikut 6 Strategi Pembelajaran Pra Literasi Pada Anak Usia Dini

Neneng Zubaidah , Jurnalis-Selasa, 13 Juli 2021 |16:10 WIB
 Berikut 6 Strategi Pembelajaran Pra Literasi Pada Anak Usia Dini
Illustrasi (foto: udemy)
A
A
A


2. Orangtua Membacakan Buku Kepada Anak

 

Ketika orangtua sering membacakan buku kepada anak perlahan mereka akan menggemari aktivitas membaca buku tersebut.

Tidak hanya itu, membacakan buku juga menjadi wadah bagi orang tua untuk aktif berinteraksi dengan anak. Sehingga cerita yang dikisahkan didengar anak dan menjadi bahan percakapan yang dapat menggali berbagai potensi anak.

3. Literasi Dikembangkan Sesuai Kondisi Lingkungan

 

Ketika berinteraksi dengan anak, seharusnya topik yang diangkat adalah sesuatu yang dekat dengan lingkungan.

Tujuannya adalah memudahkan anak memahami isi cerita tersebut. Contoh:

- Menceritakan tentang nelayan apabila tinggal di kawasan pantai

- Menceritakan petani apabila ada di desa

- Menceritakan tentang aktivitas di kota apabila tinggal di perkantoran

4. Berangkat dari Hobi dan Minat Anak

Perhatikan minat anak, sediakan materi dan kegiatan untuk mendukung minat tersebut. Anak-anak membutuhkan banyak kesempatan untuk bermain dan berpikir agar menjadi kreatif.

Mulailah dengan memberikan kegiatan yang didasarkan pada minat dan gagasan anak-anak. Caranya, dengan memperhatikan apa yang dilakukan dan mendengarkan secara sungguh-sungguh apa yang dikatakan anak-anak.

5. Pengembangan Literasi Melalui Budaya Daerah

 

Kesadaran kognisi dan fonologi anak akan tumbuh jika anak sering mendengar bahasa daerah dan mengetahui budaya-budaya lainnya.

Kesadaran fonologi dan kognitif ini menjadi dasar untuk mengembangkan kemampuan pra literasi. Hal ini dapat dilakukan misalnya dengan merespon pembicaraan anak dan aktif mengajak mereka berbicara, bercerita serta bercakap-cakap.

6. Berikan Umpan Balik Kepada Anak

 

Perbedaan tingkat penguasaan bahasa diantara anak-anak, merupakan cerminan bagaimana lingkungan memperkaya bahasa mereka, baik dirumah maupun di sekolah. Memfasilitasi bahasa anak berarti membantu mendukung pertumbuhan kosakata anak-anak semasa usia dini. (din)

(Rani Hardjanti)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement