ITS Kembali Buka Pendaftaran Kelas Internasional dan Sarjana Terapan

Neneng Zubaidah, Koran SI · Kamis 01 Juli 2021 02:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 30 65 2433517 its-kembali-buka-pendaftaran-kelas-internasional-dan-sarjana-terapan-yn7zVKIZT2.jpg Mahasiswa ITS. (Foto: Dok ITS)

JAKARTA - Setelah resmi menerima 3.061 calon mahasiswa baru dari jalur Seleksi Kemitraan, Mandiri, dan Prestasi (SKMP), ITS kembali memperluas kesempatan untuk bisa berkuliah di Kampus Pahlawan ini. Terhitung mulai Kamis (1/7/2021), ITS membuka pendaftaran gelombang III untuk Program Kelas Internasional atau International Undergraduate Program (IUP) dan Seleksi Mandiri Program Sarjana Terapan.

ITS membuka program kelas internasional tersebut untuk 17 program studi (prodi) ditambah tiga prodi yang membuka program joint degree, sehingga calon pendaftar memiliki banyak pilihan untuk melanjutkan pendidikan di program ini. Setiap tahun, setidaknya terdapat peningkatan sekitar 50% pendaftar untuk program ini. 

“Pada dua gelombang sebelumnya di tahun 2021 ini, program studi yang paling banyak diminati untuk program IUP adalah Manajemen Bisnis, Teknik Informatika, dan Teknik Industri,” terang Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Admisi ITS Dr Eng Unggul Wasiwitono melalui siaran pers, Rabu (30/6).

Baca juga: ITS Harumkan Nama Bangsa di International Roboboat Competition

Adapun untuk program studi lainnya yang ditawarkan pada IUP ini antara lain adalah Statistika, Teknik Mesin, Teknik Kimia, Teknik Fisika, Teknik Material dan Metalurgi, Teknik Sipil, Teknik Lingkungan, Perencanaan Wilayah dan Kota, Teknik Geomatika, dan Teknik Geofisika. Selain itu, terbuka juga untuk Teknik Perkapalan, Teknik Kelautan, Teknik Elektro, Sistem Informasi, serta Manajemen Bisnis.

Menurutnya, berkuliah di kelas IUP ITS memberi akses pada mahasiswa untuk memilih salah satu dari pilihan international exposure. “Antara lain adalah studi ekskursi, magang di perusahaan internasional atau multinasional, pertukaran mahasiswa, summer course, serta beberapa prodi membuka pilihan joint degree yang memungkinkan mahasiswanya untuk mendapat gelar ganda dari kedua institusi,” jelasnya.

Pada program joint degree, sedari awal akan diajar oleh pengajar dari ITS dan dosen kampus mitra yang bahkan datang langsung ke ITS saat sebelum masa pandemi. Selain itu, untuk keseluruhan Kelas Internasional, akan mengundang dosen dari kampus mitra untuk memberikan kuliah tamu.

“Bagi dosen internal ITS sendiri, diadakan peningkatan kualifikasi untuk bisa mengajar di kelas internasional dengan adanya program English for Medium Instruction (EMI) yang bekerja sama dengan British Council dan American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF),” terang Unggul.

Baca juga: Ini 100 Kampus Terbaik di Indonesia Versi Webometrics

Program IUP ini akan membuka pendaftaran gelombang III pada tanggal 1 - 8 Juli 2021, kemudian dilanjutkan dengan sesi online interview pada 13 Juli 2021. Untuk kelulusannya sendiri akan diumumkan pada 16 Juli 2021. Adapun mengenai persyaratan pendaftaran dapat diakses lebih lanjut pada laman http://smits.its.ac.id/international/.

Sementara itu, bagi calon mahasiswa yang lebih menyukai hal yang bersifat terapan atau aplikatif dan ingin langsung bekerja setelah menyelesaikan studinya, ITS membuka kembali jalur Seleksi Mandiri Program Sarjana Terapan pada 1-9 Juli 2021. Kelulusan akan diumumkan pada 16 Juli 2021. Adapun mengenai mekanisme lengkap pendaftaran dapat diakses melalui laman http://smits.its.ac.id/sarjana/skmp. 

Pada program ini, ITS hanya membuka seleksi untuk 5 prodi. Yakni prodi Teknologi Rekayasa Manufaktur, Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Air, Teknologi Rekayasa Konversi Energi, Rekayasa Teknologi Instrumentasi, serta Teknologi Rekayasa Otomasi. 5 prodi yang dibuka dalam seleksi ini nantinya akan mendapatkan gelar Sarjana Terapan (S.Tr) dengan lulusan setara program S1 reguler. 

Dekan Fakultas Vokasi (FV) ITS Prof Ir Muhammad Sigit Darmawan MEngSc PhD pernah berujar bahwa program Sarjana Terapan merupakan pilihan yang tepat bagi mereka yang lebih menyukai hal-hal bersifat praktik, karena mempunyai susunan kurikulum bersama dunia industri. “Sehingga lulusannya diharapkan dapat langsung diserap oleh industri. Salah satunya adalah dengan kewajiban kegiatan magang industri selama satu semester,” tandasnya.

Prodi di FV ITS hanya menerima peserta lulusan SMA/MA jurusan IPA dan lulusan SMK/MAK dari jurusan yang relevan dengan program studi yang dituju. Hal ini merujuk pada Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah nomor 06/D.D5/KK/2018 tanggal 7 Juni 2018 tentang Spektrum Keahlian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK). 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini