Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Heboh Alat Pendeteksi Covid-19 dari Bau Keringat Ketiak, Begini Cara Kerjanya

Vitrianda Hilba Siregar , Jurnalis-Selasa, 19 Januari 2021 |11:35 WIB
Heboh Alat Pendeteksi Covid-19 dari Bau Keringat Ketiak, Begini Cara Kerjanya
Wagub Jatim Emil Dardak saat memperlihatkan alat i-Nose C-19 untuk mendeteksi Covid-19 melalui keringat ketiak. (Foto: ITS)
A
A
A

SURABAYA - Guru besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Drs Ec Ir Riyanarto Sarno MSc PhD mengembangkan inovasi alat pendeteksi Covid-19 melalui cara yang unik, yakni dari bau keringat ketiak. Alat ini disebut dinamakan i-nose c-19.

Tim pengembangan perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan ini dipimpin langsung oleh guru besar dari Departemen Teknik Informatika ITS dan melibatkan mahasiswanya dari jenjang magister dan doktoral.

i-nose c-19 merupakan alat screening Covid-19 pertama di dunia yang mendeteksi melalui bau keringat ketiak (axillary sweat odor).

Lalu bagaimana cara kerjanya?

i-nose c-19 bekerja dengan cara mengambil sampel dari bau keringat ketiak seseorang dan memprosesnya menggunakan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

“Keringat ketiak adalah non-infectious, yang berarti limbah maupun udara buangan i-nose c-19 tidak mengandung virus Covid-19,” ungkapnya, dikutip dari laman ITS, Selasa (19/1/2021).

Selain itu, lanjutnya, alat ini memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan teknologi screening Covid-19 lainnya. Sampling dan proses berada dalam satu alat, sehingga seseorang dapat langsung melihat hasil screening pada i-nose c-19. Hal ini tentunya menjamin proses yang lebih cepat.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement