Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Komisi X Sebut Konsep 'Kampus Merdeka' Masih Sulit Diterapkan PT Swasta

Angkasa Yudhistira , Jurnalis-Senin, 29 Juni 2020 |22:04 WIB
Komisi X Sebut Konsep 'Kampus Merdeka' Masih Sulit Diterapkan PT Swasta
Wakil Ketua Komisi X Dede Yusuf
A
A
A

Diketahui, pembelajaran di tengah pandemi mengandalkan cara daring atau online. Dan itu membutuhkan biaya yang lumayan bagi para mahasiswa. “Saya tanya mahasiwa, habis berapa selama webinar? Ya sekitar R400 ribu sebluan katanya. Kalau bisa ada wifi atau kerja sama dengan kemenkominfo agar bisa murah, ya Rp50ribu sebulan bisa webinar,” ujarnya.

Baca Juga : Pakar Sebut Minimnya Kesadaran Masyarakat Jadi Faktor Tingginya Kasus Corona di Jatim

Menjawab masukan Dede Yusuf, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Ditjen Dikti, Prof Aris Junaidi mengatakan pihaknya saat ini sudah memiliki beberapa aplikasi untuk menjalankan system belajar mengajar. Dan soal biaya tambahan yang dikeluarkan mahasiwa selama belajar daring, Aris menyatakan sudah berkoordinasi dengan Kominfo dan sejumlah provider agar bisa mengeluarkan paket murah.

“Kita sudah kerja sama dengan kominfo dan semua provider supaya ada paket murah. Terkait subsidi kuota, kita sedang kita kerjakan dengan berbagai provider, kita bikin kontrak MoU kita sebarkan ke semua PTN,” ujar Aris.

(Angkasa Yudhistira)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement