Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Komisi X Sebut Konsep 'Kampus Merdeka' Masih Sulit Diterapkan PT Swasta

Angkasa Yudhistira , Jurnalis-Senin, 29 Juni 2020 |22:04 WIB
Komisi X Sebut Konsep 'Kampus Merdeka' Masih Sulit Diterapkan PT Swasta
Wakil Ketua Komisi X Dede Yusuf
A
A
A

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi X Dede Yusuf menilai konsep Kampus Merdeka dari Kemendikbud adalah ide yang brilian di era milenial seperti saat ini.

“Sekarang semua orang menggunakan gadget dan teknologi, dari SD, SMP, SMA, kampus, itu selalu membuka internet, sehingga bisa dapat informasi dari mana saja,” ujar Dede dalam diskusi di acara Okezone Stories, Selasa (29/6/2020).

Namun masalahnya, ketika Kampus Merdeka diterapkan, beberapa kampus swasta berada dari daerah yang mungkin hidupnya dari SPP, belum bisa mengubah program studi atau prodi seperti yang tertuang dalam kebijakan itu. “Sehingga membutuhkan infrasstruktur sarana dan prasara,” kata Dede.

Dede juga mendorong Kemendikbud agar bisa membuat dan meiliki aplikasi sendiri agar pendidikan yang dijalankan di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 saat ini tidak lagi bergantung pada aplikasi buatan luar negeri.

“Saya mendukung jika segera memiliki aplikasi pendidikan sendiri karena selama ini kita menggunkan aplikasi dari luar negeri. Agar kampus, dosen, mahasiswa dengan mudah menggunakan ini. Syukur-syukur bisa gratis, ya paling tidak bisa dibikin murah,” tuturnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement