Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemendikbud Seleksi Secara Online Rekrutmen Instruktur dan Guru Pamong PPG

Wilda Fajriah , Jurnalis-Selasa, 21 April 2020 |09:30 WIB
Kemendikbud Seleksi Secara <i>Online</i> Rekrutmen Instruktur dan Guru Pamong PPG
Foto: Kemendikbud
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan membuka Rekrutmen Calon Dosen (Instruktur) dan Guru Pamong Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Bidang Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Para calon dosen atau instruktur serta guru pamong yang lolos seleksi administratif, rencanannya akan mengikuti penyegaran secara daring selama masa pandemi corona virus (COVID-19).

Analis Kebijakan Madya, Direktorat Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan, Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Elvira menyampaikan, rekrutmen ini dilakukan untuk menyiapkan para pengajar yaitu dosen atau instruktur pada pelaksanaan PPG Prajabatan dan guru pamong.

Posisi ini dibutuhkan pada saat mahasiswa melakukan PPL di sekolah serta memiliki kompetensi yang tidak sekedar mentransfer ilmu pengetahuan tapi betul-betul menyiapkan dan mempermudah para calon guru yang sudah lulus strata 1 (S1) selama menjalani pendidikan profesi guru mendapatkan pemahaman utuh dengan profesi yang dipilihnya menjadi guru dan nantinya memiliki sertifikat pendidik.

Syarat untuk menjadi guru, sesuai dengan amanah Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen harus S1 dan memiliki sertifikat pendidik sesuai yang ditetapkan. "Dengan mekanisme ini kita ingin menyiapkan calon guru yang dibutuhkan," ungkap Elvira saat dihubungi, Senin (20/4/2020).

Jumlah kebutuhan dosen atau instruktur PPG sebanyak 352 orang. Sedangkan kebutuhan guru pamong PPG, yakni 264 orang yang semuanya tersebar, yakni Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, Bali, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Lampung, Sumatra Selatan, Bengkulu, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement