Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara Protes Nilai ke Gurumu dengan Sopan, Periksa Dulu Tugasmu

Maylisda Frisca Elenor Solagracia , Jurnalis-Kamis, 09 Januari 2020 |17:02 WIB
Cara Protes Nilai ke Gurumu dengan Sopan, Periksa Dulu Tugasmu
Foto: Suasana Ujian SBMPTN (Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Mendapatkan nilai lebih rendah dari yang diharapkan pasti membuat kecewa. Keinginnan untuk memprotes pasti ada saat kamu merasa benar.

Ada beberapa perspektif dan saran tentang apa yang harus dilakukan dalam situasi ini. Pertama, apakah guru tersebut menyukaimu atau tidak. Nilainya didasarkan pada pekerjaan yang kamu lakukan atau tidak lakukan, jadi tetaplah seobjektif mungkin.

Bicarakan nilai yang kamu dapatkan. Para guru tidak akan menilai secara asal-asalan, mereka mengevaluasi pekerjaanmu. Sebelum kamu mulai menyalahkan guru, lihatlah kembali jawaban atas tugas atau ujianmu.

Baca Juga: Guru Didorong Bersertifikat Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia

Melansir Signet Education pada Kamis (9/1/2020), berikut ini cara yang harus kamu lakukan ketika membicarakan nilaimu kepada guru:

1. Tunggu 2–3 hari setelah kamu menerima tes, kertas, atau tugasmu kembali sebelum memutuskan apakah kamu akan mendekati guru.

Analisislah hasil pekerjaanmu selama beberapa hari. Kamu akan lebih tenang dan lebih mampu menganalisis komentar gurumu. Pada akhirnya, kamu akan membuat argumen yang lebih baik tentang mengapa pekerjaanmu layak untuk dilihat kedua kali. Atau, mungkin kamu akan menyadari bahwa pekerjaanmu tidak usah dikoreksi lagi.

ujian

2. Setelah beberapa hari, baca komentar dan koreksi gurumu dengan sangat hati-hati. Cobalah untuk memahami kesalahanmu. Cobalah melihat dari sudut pandang gurumu juga.

3. Periksa pekerjaanmu

Perhatikan baik-baik semua jawaban, tanggapan, dan paragraf yang kamu tulis untuk memastikan kamu menulis dengan benar apa tidak.

4. Jika kamu masih berpikir bahwa guru salah menilai pekerjaanmu, ambil satu langkah lagi

Pertimbangkan rubrik penilaian apa yang digunakan oleh guru tersebut. Apakah dia menawarkan kredit parsial? Apakah dia mencari jenis respons atau tulisan tertentu (biasanya diperjelas dalam instruksi untuk tugas atau ujian)? Apakah kamu masih yakin tidak mendapatkan nilai yang kamu dapatkan berdasarkan rubrik ini?

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement