JAKARTA - Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Brawijaya berhasil manfaatkan air limbah domestik dan air hujan sebagai sumber pembangkit listrik terbarukan sekaligus air baku sebagai budidaya flora-fauna.
Dengan pemanfaatan air limbah domestik dan air hujan, tim ini berkeinginan untuk mengurangi dampak peningkatan konsumsi listrik dan dampak air limbah domestik yang dapat mencemari sungai.
Baca Juga: Kreasikan Hasil Pertanian Jadi Kudapan, dari Ceplukan sampai Kuaci
Inovasi ini dikatakan anggota tim, mampu menghasilkan energi listrik terbarukan, membantu meningkatkan perekonomian, mengurangi dampak pencemaran sungai akibat air limbah domestik, mampu mengurangi limpasan air hujan, me-recharge air tanah hingga membuka lapangan pekerjaan.
"Konsep kami menggunakan teknologi yang ramah lingkungan dan memiliki berbagai keunggulan. Tidak hanya itu, perencanaan ini juga mampu mewujudkan 12 poin dari 17 poin SDGs 2030," tutur salah satu anggota tim Chaterine Grace, dalam keterangan UB, Rabu (18/12/2019).