JAKARTA - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah tengah menata pengembangan riset dan inovasi di Tanah Air. Salah satunya melalui pengembangan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Hal ini disampaikan oleh Jokowi dalam kunjungannya ke Busan, Korea Selatan. Dalam momen tersebut dirinya bertemu dengan para peneliti dan ilmuwan asal Indonesia yang berada di Korea Selatan.
Baca juga: Menristek: Perampingan Eselon Sangat Bisa Dilakukan
"Saya menyampaikan soal ini dalam diskusi dengan para peneliti dan ilmuwan asal Indonesia yang kini berada di Korea Selatan, dalam pertemuan kami di Busan, hari ini," tulis Jokowi seperti dikutip dalam akun resmi Facebooknya, Jakarta, Senin (25/11/2019).
Jokowi berharap, nantinya balai-balai atau lembaga penelitian dan riset negara yang sekarang dapat berdiri sendiri-sendiri dan masuk ke dalam rumah besar riset Indonesia, BRIN. Meskipun, anggaran riset Indonesia belum sebanyak Korea Selatan yang mencapai 4,62 persen dari GDP-nya.

Akan tetapi, lanjut Jokowi, anggaran riset Indonesia sebenarnya telah terbilang besar secara nominal. Anggaran tersebut tersebar di beberapa kementerian dan lembaga yang apabila disatukan dapat mencapai Rp26 triliun dalam satu tahun.