JAKARTA - Pembangunan bendungan dinilai sangat dibutuhkan untuk menjamin ketahanan air dan pangan di Indonesia. Melihat kondisi Indonesia yang rawan bencana gempa, tim mahasiswa asal Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) merancang sebuah desain bendungan tahan gempa dengan menggunakan pelimpah bertipe morning glory.
Tim asal Departemen Teknik Sipil ITS ini terdiri dari Irfananda Setiadi Hutomo, Ahmad Wisam Abdillah, Faisal Emir Yusuf. Tim dengan nama Tirta Gangga ini memilih untuk menggunakan tipe morning glory disebabkan karena pelimpah tipe ini masih sangat jarang ditemukan di Indonesia.
Baca Juga: Aksi 40 Detik Imbau Masyarakat Lebih Peka Kesehatan Mental
Pelimpah sendiri merupakan bangunan pelengkap pada bendungan yang fungsinya mengalirkan air berlebih ketika terjadi banjir, sehingga air tidak melimpah melebihi tubuh bendungan.
Mohammad Bagus Ansori ST MSc, dosen pembimbing tim mengungkapkan bahwa keunggulan dari tipe morning glory ialah dianggap cocok untuk diterapkan di lokasi yang tidak memiliki ruang yang cukup untuk pelimpah. Selain itu, pelimpah morning glory ini juga memanfaatkan konduit terowongan pengelak sebagai saluran pengeluaran air.
Baca Juga: Limbah Udang Disulap Jadi Filamen 3D Printing
Berdasarkan analisa biaya, lanjutnya, konduit terowongan dinilai lebih terjangkau dalam pembangunan spillway.
“Lebih menjangkau daripada pelimpah samping yang membutuhkan saluran transisi dan peluncur cukup panjang di lokasi studi,” katanya seperti dilansir situs resmi ITS, Jakarta, Selasa (29/10/2019).
