Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pesan Terakhir Eyang Habibie di Hakteknas 2018: Anak Muda Indonesia Harus Lebih Hebat dari Saya

Fakhri Rezy , Jurnalis-Jum'at, 13 September 2019 |21:05 WIB
Pesan Terakhir Eyang Habibie di Hakteknas 2018: Anak Muda Indonesia Harus Lebih Hebat dari Saya
BJ Habibie saat Harteknas (Foto: Kemenristekdikti)
A
A
A

JAKARTA - Sosok Bacharuddin Jusuf Habibie begitu membekas dalam ingatan masyarakat. Begitupula bagi Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir.

Kehadirannya, dalam penyelenggaraan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) yang diperingati setiap tahun, selalu membawa spirit dan inspirasi bagi setiap peserta Hakteknas saat itu. Tak hanya spirit untuk berinovasi. Tapi juga kehangatan tawa dan tatapan mata jenakanya yang khas, serta pesan-pesannya terhadap generasi muda.

Terakhir kali, mendiang Habibie hadir dalam penyelenggaraan Hakteknas ke-23 yang digelar 9-12 Agustus 2018 di Pekanbaru, Riau. Habibie saat itu membuka kegiatan Ritech Expo sekaligus juga menjadi pembicara kunci. Pria yang dijuluki Mr Crack itu, bersama Menristekdikti dan Gubernur Riau Arsya Djuliandi Rachman didampingi Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Na’im dan Dirjen Penguatan Inovasi Jumain Appe sempat mengunjungi beberapa stan diantaranya PT LEN Industri, BUMN Industri Strategis, Pusdatin Kemenristekdikti, Ditjen Penguatan Inovasi, LAPAN dan stan tuan rumah Riau.

 Baca juga: Menko Luhut Tentang Habibie: Teladan yang Patut Dicontoh

Habibie

Rupanya itulah, Hakteknas terakhir yang dihadiri Bapak Teknologi Nasional tersebut. Sebab, pada Hakteknas ke-24 yang digelar 25-28 Agustus 2019 di Denpasar, Bali. Sosok yang selalu tampil romantis itu, tak berkesempatan hadir. Alasan kesehatan menjadi penyebabnya. Hingga kemudian terdengar kabar, Presiden ke-3 RI itu kembali dirawat intensif di RSPAD Gatot Soebroto sejak 1 September 2019, hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada Rabu (11/9). Tepat sebulan lebih sepuluh hari, setelah penyelenggaran Hakteknas 24.

Pria yang menjabat Menristek periode 1978-1998 itu, sempat memberikan pesan-pesan yang selalu diingat. Saat menjadi keynote speaker pada Hakteknas 23 di Riau. Mendiang Habibie saat itu menyampaikan perspektifnya berkenaan dengan strategi dan kebijakan pengembangan riset dan inovasi nasional ke depan.

 Baca juga: Ingat Pesan B.J Habibie, Jusuf Kalla: Penguasaan Teknologi Penting

Menurutnya, riset dan inovasi yang dihasilkan perguruan tinggi dan lembaga litbang harus sesuai dengan kebutuhan industri. Habibie juga selalu menuturkan tentang optimisme-nya terhadap kemampuan anak bangsa.

Terutama dalam penguasaan teknologi, di mana hal ini telah dibuktikan dengan keberhasilan penerbangan perdana pesawat N-250 Gatot Kaca produksi IPTN Bandung (Sekarang PT DI;red) pada tanggal 10 Agustus 1995, yang dibuat sendiri oleh anak bangsa.

Pesannya kepada pemuda, saat itu, untuk mengisi kemerdekaan Indonesia dengan kerja nyata yang inovatif. Selama 50 tahun bangsa Indonesia merdeka, sudah bekerja keras mengembangkan prasarana ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga bisa memproduksi pesawat terbang N-250 buatan dalam negeri.

 Baca juga: Wejangan BJ Habibie untuk Presiden, SDM di Indonesia Harus Diisi 3 Unsur Ini

“N-250 adalah hadiah saya untuk ulang tahun Indonesia yang ke-50 waktu itu. Maka, anak-anak muda Indonesia sekarang harus lebih hebat dari Habibie, karena segala fasilitas untuk berinovasi saat ini sangat lengkap,” ucapnya.

Habibie juga berharap pemuda dapat bekerja sama dalam membangun bangsa. “Kita konsolidasi, lebih kerja sama, bekerja sebagai satu tim, dari Sabang sampai Merauke. Kita arahkan kepada kebutuhan rakyat itu akan berkembang jikalau kita mengembangkan dasar-dasar pemikiran dari ekonomi pasar Pancasila,” ulasnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement