Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kuliah Sambil Jualan Ayam Goreng, Modal Awalnya Rp500.000

Rani Hardjanti , Jurnalis-Sabtu, 03 Agustus 2019 |10:11 WIB
   Kuliah Sambil Jualan Ayam Goreng, Modal Awalnya Rp500.000
Foto: Ayam Goreng (Dok UGM)
A
A
A

JAKARTA - Kuliah sambil menjalankan usaha dilakoni oleh Latifriansyah Usman Ali, seorang mahasiswa Prodi Teknik Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM). Bermodalkan Rp500 ribu, mahasiswa angkatan 2014 ini menjalankan usaha ayam goreng.

Latifriansyah membuat kedai yang dinamakan Kedai Kiwae dengan menu andalannya adalah ayam goreng kekinian Chicken Cheetos “Chikitos”. Potongan ayam yang dibalur dengan remahan Cheetos memunculkan sensasi yang berbeda dalam menyantap ayam goreng. Ayam goreng ini memiliki tingkat kepedasan dari level 1-5. Harganya dibandrol jual mulai dari Rp12 ribu-Rp89 ribu.

“Kita jalankan usaha kuliner yang menawarkan makanan baru dan tengah digemari masyarakat,” tuturnya, seperti dikutip dari laman UGM, Sabtu (3/8/2019).

 Baca Juga: Jarang Ditemukan, Peluang Bisnis Kolak Roti Terbuka Lebar

Latif menceritakan, awal mula memulai perjalanan usaha bermodalkan sekitar Rp500 ribu yang didapat dari perjuangannya sebagai pemulung sampah. Beberapa usaha sudah dicoba oleh Latif sejak tahun 2014. Kala itu, tepatnya di tahun 2017, Kiwae mulai dirintis dengan berjualan langsung dari satu acara ke acara lain.

 Mahasiswa Usaha Ayam

Kala itu menu utamanya adalah sate taichan dalam berbagai olahan. Bisnis yang dikembangkannya pun berjalan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Akhirnya dia memberanikan diri untuk membuka kedai foodcourt yang berlokasi di Jalan Pramuka, Yogyakarta. Tidak sampai enam bulan, Kiwae pindah ke daerah Nologaten, sekitar Ambarukmo Plaza Mall.

“Waktu itu sate taichan lagi ngehits banget jadi kita bisa dapat omset sekitar Rp80 juta per bulannya,” ungkapnya.

 Baca Juga: Meraup Untung dari Brownies Berbentuk Martabak

Sate taichan memang sukses menjadi tren kuliner di tahun 2017. Namun, seiring berjalannya waktu peminat makanan ini kini mulai meredup dan berkurang termasuk konsumen di Kedai Kiwae.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement