JAKARTA - Era digital saat ini membuat semua sistem menjadi lebih canggih dan cepat, begitu juga dengan pendidikan. Para siswa bisa dengan mudah mendapatkan informasi apapun termasuk dari media sosial.
Oleh karena itu, Pengamat Pendidikan Doni Koesoema menilai, perlunya adanya pembaruan dalam pendidikan di Indonesia. Hal ini harus menjadi semangat di tengah Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).
Baca Juga: Jelang Hardiknas, Menguatkan Komitmen Insan Pendidikan
“Belakang ini sosial media sendiri menjadi tantangan karena memang berhadapan langsung dengan akun pribadi dari siswa. Informasi dan data bahkan mengandung unsur yang negatif. Oleh karena itu lembaga pendidikan harus melatih dan memberi kemampuan kepada siswa untuk dapat mengkritisi infromasi yang mereka dapatkan secara objektif,” terang Doni kepada Okezone, Kamis (2/5/2019).
Baca Juga: 2 Kali Jadi Menteri Keuangan, Sri Mulyani: Saya Dengar Masih Ada Anak SD Tidak Bisa Baca
Dia mengatakan, pendidikan tersebut harus bisa melatih atau memberi kemampuan siswa-siswa untuk dapat mengolah, menggali informasi yang baik. Sehingga tidak semua hal yang diterima di media sosial dianggap sebagai sebuah kebenaran, padahal banyak manipulasinya.
“Banyak siswa yang belum paham dalam menggunakan sosial media karena bisa dijerat Undang-Undang ITE sehingga dengan mereka bisa dituntut orang ke pengadilan,” tuturnya.
Bagi para siswa yang ingin mengasah kemampuan dalam tes UTBK bisa mengikuti uji coba secara gratis, silakan klik di sini : Try Out Online UTBK SBMPTN 2019.(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik