"Ada suatu proses pembelajaran yang sama sekali tidak menyentuh orang. Ini hal yang menjadi sangat penting dalam revolusi industri 4.0. Peserta didik membutuhkan guru untuk menumbuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dan kecerdasan emosional, dan itu hanya bisa diberikan oleh guru dan manusia bukan robot," jelasnya.

Dia berpesan agar guru dapat terus semangat berkolaborasi dengan penyesuaian teknologi informasi. "Semuanya harus kita pahami, data literation, teknologi dan human literation. Selanjutnya yang tidak boleh kita tinggalkan lagi adalah longlife literation. Mencari ilmu hingga menjadi tulang belulang," tuturnya.
Sementara ditambahkan oleh Ketua STKIP PGRI Munawaroh berpesan, agar seluruh mahasiswanya dapat terus mengukir prestasi. "Ke depannya kami harap STKIP PGRI Jombang jadi kampus dengan lulusan guru yang unggul. Selamat sukses para wisudawan jadikan almamater ini sebagai kebanggaan dengan mengukur prestasi setinggi-tingginya," tandasnya.
Pada kesempatan ini hadir pula, Ketua Umum PGRI Pusat Unifah Rosyidi, Wakil Bupati Jombang Sumrambah dan Pakar Computing and Information Technologi Studies Richardius Eko Indrajit. Mereka hadir sekaligus menyaksikan peresmian Gedung Student Center STKIP PGRI Jombang.
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik