Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

163.469 Pelajar di Kalbar Siap Ikuti Ujian Nasional

Dina Prihatini , Jurnalis-Rabu, 13 Maret 2019 |11:42 WIB
163.469 Pelajar di Kalbar Siap Ikuti Ujian Nasional
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

PONTIANAK - Rangkaian Ujian Nasional akan dilaksanakan Dinas Pendidikan Kalimantan Barat pada 25 Maret hingga 13 Mei 2019. Sebanyak 163.469 peserta didik dari 2.574 satuan pendidikan dari tingkat SMP, SMK dan SMA di 14 Kabupaten/Kota di Kalbar siap mengikuti jalannya Ujian Nasional (UN).

Kepala Pendidikan Provinsi Kalbar, Suprianus Herman menjelaskan dari 163.469 peserta didik yang akan mengikuti UN, sebanyak 121.204 orang siap mengikuti UNBK (Ujian Negara Berbasis Komputer) dengan rincian yang mengikuti UNBK untuk tingkat SMK/Sederajat sebanyak 100 persen, tingkat SMP sederajat 52 persen sisanya mengikuti ujian berbasis kertas dan pensil (UNKP).

"Untuk jenjang SMA sederajat jumlah siswa yang mengikuti UN sebanyak 71.820 orang dengan 865 jumlah sekolah dan untuk SMP sederajat berjumlah 91.649 siswa dari 1.682 sekolah," ungkapnya kepada Okezone, Rabu (13/3/2019).

Baca Juga: Jadwal Ujian Nasional 2019 Dimajukan

Menurutnya untuk jumlah siswa yang mengikuti UNBK di jenjang SMA/MA dengan jumlah peserta mencapai 45.806 siswa dari 558 jumlah sekolah dan jenjang SMK sebanyak 19.960 peserta dari 195 sekolah. "UNBK untuk SMP sederajat dari jumlah sekolah 589, jumlah peserta sebanyak 46.116 orang dan UNKP mencapai 42.264 orang dari 984 jumlah sekolah," tuturnya.

Suprianus Herman juga menjelaskan bahwa kawasan UN yang akan dilaksanakan khususnya di kawasan terpencil dan perbatasan telah diantisipasi oleh panitia UN terutama terhadap persiapan server oleh Telkom dan PLN terkait pelaksanaan UN termasuk kawasan perkotaan.

"Kami sudah melakukan koordinasi dan kesiapan kemarin sudah dilakukan untuk percobaan server dan kami siap dengan pihak lain seperti Telkom dan PLN," jelasnya.

Totalitas, diakui Suprianus Herman terus dilakukan Dinas Pendidikan Kalbar terkait UN tahun ini selain dapat meningkatkan indeks integritas dalam pelaksanaan UN.

siswa

"Menjadi tantangan berikutnya meningkatkan prestasi dari capaian UN sehingga perlu adanya perbaikan dan peningkatan proses pembelajaran sesuai standar nasional pendidikan," urainya.

Ia menambahkan beberapa sistem baru seperti soal bersifat higher order thinking skills, sertifikat hasil ujian nasional yang menggunakan digital signature serta biaya untuk proctor dan pengawas ujian di satuan pendidikan menggunakan anggaran yang dibebankan pada bantuan operasional sekolah (BOS) merupakan sistem baru terbebas dari modus dan keterlambatan proses penyelesaian.

"Sehingga pesan saya kepada para pelajar yang akan mengikuti ujian untuk tetap tenang, terus berjuang mendapatkan nilai terbaik dan jangan pernah lupa untuk terus berdoa. Orangtua juga harus mendukung sehingga seluruh anak kita yang mengikuti UN nantinya dapat menjalankan UN dengan lancar sehingga target kelulusan dengan nilai terbaik Kalbar dapat terwujud," pungkasnya.

(Rani Hardjanti)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement