Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Keselarasan Kurikulum Industri Picu Investasi

Keselarasan Kurikulum Industri Picu Investasi
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri. Foto: Okezone
A
A
A

 JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menilai ketidakcocokan kurikulum pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja mendorong pemerintah harus mengeluarkan investasi ganda dalam mempersiapkan angkatan kerja handal.

"Saat ini banyak lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) maupun lulusan pendidikan tinggi, tapi masih masuk Balai Pelatihan Kerja (BLK). Artinya ada "double investment" dari pemerintah," kata Hanif dilansir dari Harian Neraca, Rabu (9/1/2019)..

Hal itu dikatakannya saat memberi pembekalan kepada 9.296 angkatan kerja yang menjadi peserta 'Pelatihan Berbasis Kompetensi' di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Cevest Kota Bekasi, Jawa Barat.

Menurut dia, pemerintah saat ini telah mengalokasikan dananya untuk operasional pembentukan karakter serta skil lulusan SMK di seluruh Indonesia, hal yang sama juga diberikan pemerintah untuk pengembangan BLK.

Baca Juga: Lima Kompetensi Wajib Dimiliki Siswa SMK

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement