Advertisement
Advertisement

Startup Binaan Kemenrsitekdikti, dari Magic Ring Penghemat BBM hingga Kapal Datar

Feby Novalius , Jurnalis-Rabu, 24 Oktober 2018 |18:17 WIB
<i>Startup</i> Binaan Kemenrsitekdikti, dari <i>Magic Ring</i> Penghemat BBM hingga Kapal Datar
Menristekdikti Mohamad Nasir (Foto: Okezone)
A
A
A

Menteri Nasir menjelaskan Kemenristekdikti memiliki berbagai program untuk pembudayaan kewirausahaan dan peningkatan inovasi, baik di perguruan tinggi maupun di masyarakat yaitu melalui program Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) dan Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT). PPBT adalah program seed funding yang diberikan kepada tenant PPBT melalui lembaga inkubator bisnis untuk menjalankan proses inkubasi terhadap perusahaan pemula/tenant sehingga siap untuk menjadi PPBT yang profitable dan sustainable.

Menristekdikti Mohamad Nasir Bicara Mutu Pendidikan di Tanah Air 

Sedangkan CPPBT adalah program pendanaan yang diberikan melalui skema insentif yang ditujukan kepada dosen, mahasiswa, atau dosen dan mahasiswa melalui lembaga pengelola hasil riset dan pengembangan yang produknya sudah siap dikomersialisasikan.

“Melalui skema PPBT dan CPPBT, jumlah startup dan calon startup di Indonesia selalu meningkat setiap tahunnya. Dari awalnya berjumlah 52 startup dan calon startup di tahun 2015 menjadi 956 di tahun 2018. Kita targetkan lebih dari 1000 di tahun 2019,” tutur Menristekdikti.

Untuk mendukung perkembangan startup di Indonesia, setiap tahunnya Kemenristekdikti menyelenggarakan program Inovator Inovasi Indonesia Expo (I3E).

Baca Juga: Kemrisetdikti Dukung Start Up Berbasis Teknologi lewat Inovator Inovasi Indonesia Expo

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement