Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pantau Gempa Susulan di Lombok, ITB Pasang 13 Seismometer

Vanni Firdaus Yuliandi , Jurnalis-Rabu, 08 Agustus 2018 |18:40 WIB
Pantau Gempa Susulan di Lombok, ITB Pasang 13 Seismometer
Foto: itb.ac.id
A
A
A

Selanjutnya tim KK akan melaksanakan program penyediaan fasilitas air minum, serta mempelajari potensi bencana ke depan dan menganalisa gempa susulan dan longsoran.

"Tim Satgas ITB untuk bencana Lombok saat ini sedang sudah dibentuk dengan tugas menyusun rencana dan aksi bantuan untuk bencana alam Lombok," ujar Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Alumni, dan Komunikasi ITB Miming Miharja,.

Lebih lanjut Miming mengatakan, “Untuk jangka menengah (tahap rehabilitasi-rekonstruksi), ITB akan memperkenalkan teknologi bangunan dengan struktur bambu yang dikembangkan oleh KK Teknologi Bangunan Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK). Selanjutnya akan dicoba penerapan Teknologi Open BTS yang dikembangkan oleh Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI).”

Institut Teknologi Bandung akan terus berupaya untuk turut membantu dan bekerjasama dalam penanganan keadaan darurat, jangka menengah dan jangka panjang sesuai dengan kapasitasnya. Untuk keseluruhan program bantuan, satgas ITB akan bekerjasama dengan LPPM Universitas Mataram dan pihak-pihak lain yang terkait.

Rektor dan segenap keluarga besar ITB menyatakan turut berduka cita yang mendalam atas terjadinya gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat dan mendoakan kebaikan bagi para korban.

"Pimpinan dan Keluarga Besar Institut Teknologi Bandung mendoakan dan turut berupaya agar korban bencana gempa Lombok dapat segera mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Semoga kondisi di wilayah bencana segera pulih seperti sedia kala," harap Miming.

(Rani Hardjanti)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement