Bahkan di SMA 18 Makassar, menurut dia, dari 14 ruangan peserta ujian, hanya 1 ruangan yang menggunakan komputer dan 13 ruangan lainnya sudah memakai Android.
Bukan hanya di Makassar, beberapa kabupaten/kota di Sulsel juga telah menerapkan USBN menggunakan komputer dan Android ini, misalnya di Enrekang dan Luwu.
"Tahun depan kami target lebih banyak lagi. Kalau bisa 100 persen ujian sekolah sudah berbasis komputer," pungkasnya.
(Susi Fatimah)