"SMA/SMK itu masih boleh memungut iuran kepada orangtua, makanya itu dulu yang dipakai untuk menutup anggaran UN yang seharusnya pakai dana BOS. SMA dan SMK upayakan pakai dana lain dulu," paparnya.
Sebelumnya terkait pencairan dana BOS telat pernah dirasakan oleh sejumlah SD dan SMP di Kabupaten Lebak, Banten. Sejumlah sekolah terpaksa mengutang puluhan juta agar proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan.
"Kami terpaksa mengutang dulu agar kegiatan belajar mengajar (KBM) sekolah berjalan lancar," kata Kepala SMPN 3 Rangkasbitung Tito Sutanto di Lebak seperti dilansir dari Antara.
Akibat keterlambatan pencairan dana BOS, Tito terpaksa mengutang ke koperasi. "Kami berharap manajemen dana BOS diperbaiki kinerja juga profesional sehingga pencairan dana pendidikan tepat waktu," ujarnya.
Menurut dia, selama ini sumber anggaran pelaksanaan KBM sekolah hanya mengandalkan dana BOS karena sekolah dilarang memungut biaya pendidikan. Apabila, dana BOS tersebut mengalami keterlambatan tentu sekolah kebingungan, karena tidak memiliki sumber anggaran lain.