Ia mencontohkan, calon mahasiswa baru yang berasal dari daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) akan menghabiskan biaya jutaan rupiah untuk ikut seleksi masuk PTN. Sebab transportasi menuju lokasi seleksi pun membutuhkan biaya tidak sedikit. Dengan adanya Test Center maka nantinya para calon mahasiswa itu tak perlu lagi datang ke lokasi tes seleksi.
"Bayangkan untuk yang tinggal di daerah tertinggal terdepan dia akan mengikuti tes saja biayanya jutaan rupiah. Kalau dengan Test Center Dia tidak perlu datang ke tempat," tuturnya.
Mantan Rektor Terpilih Universitas Diponegoro itu mengatakan, nantinya Test Center akan seperti tes TOEFL yang bisa kapan dan dimana saja dilakukan. Test Center itu nantinya akan ada satu sentra layanan yang memiliki cabang, yakni di tiap PTN penyelenggara.
"Kami dorongan ke depan sehingga Test Center itu adalah dia akan melayani seluruh Indonesia," katanya.
(Susi Fatimah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik