JAKARTA - Ketua Panitia SNMPTN-SBMPTN 2018 Ravik Karsidi menegaskan bahwa nilai Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tak dipakai untuk syarat kelulusan masuk PTN baik melalui SNMPTN maupun SBMPTN.
“Menristekdikti dan Mendikbud sepakat untuk tidak saling tergantung. Artinya, UN dan USBN ini tidak dikaitkan dengan seleksi penerimaan mahasiswa baru,” katanya di Jakarta, baru-baru ini.
Kendati demikian, sambung Ravik, jika pada saat Seleksi Mandiri pihak PTN ingin memasukan form UN dan USBN dipersilakan. Bila ada siswa yang tak lulus UN, maka secara otomatis akan batal keikutsertaanya dalam SNMPTN dan SBMPTN.
"UN dan USBN tidak ada pengaruhnya karena jadwal pengumumanya berbeda. SNMPTN pada 17 April, sementara UN dijadwalkan 23 Mei " tutur Rektor UNS tersebut.
Lebih lanjut, ia mengatakan, SNMPTN dan SBMPTN 2018 akan diikuti oleh 85 PTN. Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) untuk pendaftaran SNMPTN sudah resmi beroperasi pada 13 Januari 2018. Sementara waktu pengisian dan verifikasi PDSS akan berlangsung mulai 13 Januari-10 Februari 2018. Untuk proses pendaftaran dimulai pada 21 Februari-6 Maret 2018. Pengumuman hasil seleksi akan dilakukan pada 17 April 2018, dan pendaftaran ulang peserta yang lulus di PTN masing-masing akan dilaksanakan pada 8 Mei 2018 bersamaan dengan pelaksanaan ujian tertulis SBMPTN.