Hasil penelitian yang mereka lakukan menunjukkan produk fermentasi whey membawa manfaat baik bagi kesehatan, di antaranya melawan bakteri jahat, menurunkan kolesterol, mencegah alergi susu, menyeimbangkan populasi mikroba di usus, dan memiliki aktivitas antioksidan dan antitumor.
Produksi dilakukan dengan memanaskan whey dan menambahkan 8% sukrosa sabil diaduk selama 5 menit pada suhu 70 derajat celsius. Whey lalu disterilkan dengan menaikkan suhu menjadi 115 derajat celsius dalam waktu 15 menit. Kemudian, whey didinginkan, diinokulasi, dan diinkubasi dalam suhu 37 derajat celsius selama 12 jam.
“Produksi minuman fermentasi whey baik bagi kesehatan serta merupakan upaya pemanfaatan limbah yang dihasilkan produksi dangke atau keju. Produksi minuman ini diharapkan bisa menjadi solusi dari permasalahan limbah whey dan bisa menjadi tambahan pendapatan bagi industri dangke atau keju," tutupnya
(Susi Fatimah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik