Kalahkan 1.600 Pendaftar, Mahasiswa Indonesia Partisipasi dalam Young Southeast Asian Leaders di AS

Elva Mustika Rini, Okezone · Selasa 02 Januari 2018 11:09 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 28 65 1836842 kalahkan-1-600-pendaftar-mahasiswa-indonesia-partisipasi-dalam-young-southeast-asian-leaders-di-as-QHmPz5pLJz.jpg Foto: Dok UMY

JAKARTA - Kebanggaan dirasakan mahasiswa Ekonomi Perbankan Islam, Universitas Muhammadyah Yogyakarta (UMY), Rahmat Aris karena berhasil menjadi peserta pertukaran pelajar ke Amerika Serikat dalam program Young Southeast Asian Leaders (YSEALI).

Progam yang bertujuan mencari pemimpin muda ASEAN ini melibatkan sekira 1.600 peserta pada tahap awal. Rahmat adalah salah satu mahasiswa yang lolos ke tahap 20 besar dan melakukan seleksi wawancara dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat. Setelah itu, namanya disebut sebagai salah satu dari tiga orang wakil Indonesia dalam program bergengsi ini.

“Saya sendiri diterima di Arizona State University. Saya akan berada di sana mulai dari tanggal 25 Maret sampai 29 April 2018. Dalam hal ini, kegiatan yang akan kami laksanakan pertama membangkitkan semangat untuk menjadi pemimpin, kemudian yang kedua seminar-seminar internasional di mana kami akan dilatih oleh tenaga ahli yang berpengalaman di bidangnya. Dan yang ketiga akan ada diskusi antar mahasiswa,” jelasnya seperti dilansir dari laman UMY, Selasa (2/1/2018).

(Baca juga: Manfaatkan Limbah Buah Sukun, Mahasiswa Indonesia Raih Medali Emas di Taiwan)

Ditanya soal kunci suksesnya, mahasiwa yang juga pernah meraih beasiswa ke Rusia saat SMA ini tidak menjawab banyak. Paling penting adalah tekun, serta aktif dalam berbagai kegiatan intra dan ekstra kampus.

Sebagai Dosen Pendamping, Syarif As’ad, S.EI.,M.Si sangat mengapresiasi prestasi yang diraih mahasiswanya. Dukungan dari segenap civitas akademika UMY juga diberikan kepada Rahmat Arif untuk terus berprestasi dan membawa nama baik alamamter di kancah internasional.

“Kami sangat mengapresiasi setiap kegiatan yang dilakukan mahasiswa kami. Merujuk pada amanah Rektor yang disampaikan melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, bahwa setiap mahasiswa memiliki hak yang sama dalam mendapatkan pelayanan, termasuk dukungan dana untuk kegiatan-kegiatan yang diikuti mahasiswa yang bersifat mendorong fakultas maupun universitas agar lebih eksis di kancah Internasional,” ungkapnya bangga.

Di akhir pembicaraannya, Syarif menyampaikan manfaat kegiatan internasional sebagai wadah dalam mengasah potensi mahasiswa.

“Selain itu, sesuai kredo UMY yakni “Muda Mendunia”, tentunya setiap program studi mempunyai kewajiban untuk mendorong mahasiswanya dalam segala kegiatan. Bukan hanya kegiatan yang berskala nasional, namun juga hingga skala internasional. Sebab dengan keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan internasional, potensi diri yang mereka miliki tentunya juga dapat dikembangkan secara lebih baik,” pungkasnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini