Share

Wow! Tempat Sampah Pintar Karya Mahasiswa Ini Bisa Deteksi Bahan Logam & Non-Logam

Susi Fatimah, Okezone · Kamis 21 September 2017 13:18 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 21 65 1780271 wow-tempat-sampah-pintar-karya-mahasiswa-ini-bisa-deteksi-bahan-logam-non-logam-8WxrlR4Yi2.jpg Foto: Dok Untag

JAKARTA - Melihat tempat sampah yang dibedakan antara sampah organik dan non-organik rasanya hal yang biasa ditemui. Namun sampah karya Ammaroh, mahasiswi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya sedikit berbeda.

Tempat sampah karya mahasiswi angkatan 2013 itu memiliki sensor PIR (Passive Infra Red) yang dapat memilah sampah logam dan non logam secara otomatis. Bahkan lebih higienis karena tutup dari tempat sampah tersebut dapat membuka dan menutup dengan gerakan tangan.

Seperti dilansir dari laman Untag, Kamis (21/9/2017), Ammaroh mengatakan, tempat sampah pintar buatannya berbasis Micro Controller Arduino, dimana cara kerjanya adalah jika seseorang mendekatkan telapak tanggannya di atas tempat sampah maka tutup tempat sampah tersebut terbuka secara otomatis.

"Setelah sampah dibuang ke dalam maka sampah tersebut akan masuk pada bak pertama yang mendeteksi apakah tersebut adalah berbahan logam atau non logam, jika sampah tersebut terdeteksi sebagai sampah non logam maka secara otomatis sampah akan masuk ke bak non logam," paparnya.

Tak hanya itu, lanjut Ammaroh, apabila bak sampah sudah penuh, maka server akan mengirimkan pesan singkat ke smartphone. Untuk menciptakan tempat sampah pintar ini, diakui Ammaroh, prosesnya tidak mudah dan memakan waktu selama 6 bulan.

Ia menjelaskan, yang membedakan hasil karya dengan tempat sampah lain yaitu terdapat sensor yang otomatis memilah sampah logam dan non logam, sedangkan di luar sana tempat sampahnya terdapat tombol pada baknya untuk memilih membuang pada bak sampah organik atau non organik.

Menurutnya, tempat sampah pintar ini cocok digunakan di tempat-tempat umum dalam ruangan seperti di mal karena lebih higienis tanpa menyentuh tutup sampah secara langsung.

“Alat ini bertujuan agar memudahkan masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya tanpa harus menyentuh tutup sampah sehingga higienitasnya tetap terjaga,” pungkasnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini