"Lupakan persoalan pilkada DKI yang telah menyita perhatian semua pihak. Kami mengimbau kepada pemerintah untuk berdiri di atas semua golongan, di sisi lain juga bersikap tegas terhadap tindakan-tindakan radikalisme sesuai dengan hukum yang berlaku," katanya.
Menurut Suyatno, faktor kesenjangan ekonomi paling sering menjadi penyebab situasi menjadi tidak kondusif dan mudah dibawa ke dalam arus politik.
Karena itu, pemerintah diminta berupaya terus menurunkan kesenjangan ekonomi serta bersikap adil dan proporsional kepada semua pihak sehingga menutup peluang munculnya radikalisme.
FRI yang merupakan wadah berkumpulnya para akademisi perguruan tinggi di Indonesia itu juga mengimbau kepada kampus-kampus untuk memantau mahasiswanya dari kegiatan-kegiatan yang mengarah kepada radikalisme, misalnya dengan cara membangun asrama mahasiswa.
(Susi Fatimah)